MFoS 2026 Seri Ketiga, Nadeem Rustombi Rebut Podium, Menatap Asa Formula 3 Inggris

Lestari Dewi • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:20 WIB
Pembalap muda Nadeem Rustombi (dua kanan) berfoto bersama keluarga dan tim usai sukses mengamankan podium kedua gelas GTC pada Superstars Sportscar Series di ajang Mandalika Festival of Speed (MFoS) seri ketiga di Sirkuit Internasional Mandalika, Minggu (16/8) lalu.
Pembalap muda Nadeem Rustombi (dua kanan) berfoto bersama keluarga dan tim usai sukses mengamankan podium kedua gelas GTC pada Superstars Sportscar Series di ajang Mandalika Festival of Speed (MFoS) seri ketiga di Sirkuit Internasional Mandalika, Minggu (16/8) lalu.

 

Pembalap Rocket Racing Bali Nadeem Rustombi, 19 tahun, sukses mengamankan podium kedua kelas GTC pada SSS Superstars Sportscar Series di ajang Mandalika Festival of Speed (MFoS) seri ketiga, Sirkuit Internasional Mandalika. Hasil manis itu menjadi modal penting sebelum ia menapakkan karier ke ajang Formula 3 di Inggris.

----

RAUNGAN mesin supercar yang memecah keheningan Sirkuit Internasional Mandalika perlahan berganti gemuruh sorak-sorai dari area paddock. Euforia perayaan pecah di bawah panggung podium Mandalika Festival of Speed (MFoS), Minggu (16/8).

Di balik kemudi mobil balap Rocket Racing Bali, Nadeem Rustombi baru saja menuntaskan duel sengit. Pembalap berusia 19 tahun itu tampil mengagumkan hingga memastikan dirinya naik podium setelah finis di posisi kedua pada SSS Superstars Sportscar Series Race.

Baca Juga: MFoS 2026 Seri Ketiga, Pembalap Wanita Amara Angelica Menginspirasi Kaum Hawa

Hasil runner-up Nadeem di kelas GTC diraih dengan selisih 11,007 detik dari Dypo Fitramadhan, pembalap Delta Garage Racing Team yang keluar sebagai pemenang kelas GT3.

Suasana haru dan kegembiraan mewarnai area mobil balap para pemenang saat kendaraan tiga besar diparkir di bawah garis podium. Dypo Fitramadhan sang pemenang utama, Nadeem Rustombi di podium kedua, serta Michael Jorgy Junus dari Dewa United Motorsport yang meraih posisi ketiga disambut bak pahlawan.

Pelukan hangat, benturan telapak tangan, hingga siraman air dari botol minum membasahi area perayaan. Para mekanik dan petinggi tim tampak melompat kegirangan, merayakan perjuangan yang menguras emosi di lintasan sepanjang 4,31 kilometer itu.

Baca Juga: Viral ! Wisatawan Keluhkan Pungli Berkedok Retribusi di Bukit Seger Lombok Tengah

Podium itu tak didapat dengan mudah. Sejak bendera start dikibarkan, duel di barisan terdepan berlangsung sengit. Nadeem langsung melancarkan tekanan kepada dua mobil Delta Garage Racing Team yang berada di depannya.

“Saya tekan terus di racing line mereka biar mereka enggak ada space untuk ke kiri,” kata Nadeem.

Strategi itu terbukti ampuh. Salah satu pembalap Delta Garage melebar saat melakukan pengereman. Celah sempit terbuka dan dimanfaatkan Nadeem untuk mempertahankan posisinya hingga garis finis.

Meski harus bertarung dengan karakter ban pabrikan GT yang sulit diprediksi sepanjang 16 menit balapan, Nadeem sukses mengamankan posisi kedua. Ia mencatat waktu 16:23.447, di belakang Dypo dengan 16:12.440.

Baca Juga: Pungli Ancam Citra Pariwisata Bukit Seger, Wabup Loteng Dorong Kejelasan Status Lahan

Di belakang mereka, Michael Jorgy Junus menyusul di posisi ketiga dengan selisih 46,099 detik. Billy Wish dari Wish Motorsport berada di urutan keempat, disusul Demas Agil dari Dewa United Motorsport di posisi kelima.

“Meski terkendala karakter ban GT yang sulit diprediksi, saya berhasil beradaptasi dengan baik dan cukup puas dengan fasilitas balap yang diberikan untuk saya balapan,” kata Nadeem.

CEO Rocket Racing Bali Purwo Handoko tak sanggup menyembunyikan rasa bangganya atas penampilan pembalap muda itu.

Baca Juga: Satpol PP Loteng Tertibkan Puluhan PKL hingga Parkir Liar

“Secara overall kita sudah champions. Secara GT, GTC kita juga champions,” ujar Purwo puas.

Bagi Rocket Racing Bali, raihan di Mandalika bukan sekadar selebrasi piala. Pengalaman mengaspal di Lombok menjadi bagian penting dari proses kematangan Nadeem sebelum mengepakkan sayap ke jenjang lebih tinggi, yakni Formula 3 di Inggris (UK).

“Dia masih terus belajar. Dia akan belajar dari Mandalika, kemudian karir Nadeem di Formula 3 nantinya di UK,” tutup Purwo optimistis. 

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
nadeem rustombi mandalika festival of speed (MFoS) formula 3 pembalap mobil Sirkuit Internasional Mandalika