Mengintip Kemeriahan Lombok Surfskate Meet Up, Kala Senja Mandalika Menjelma Jadi Pesta Jalanan

Lestari Dewi • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 08:07 WIB
Ratusan wisawatan mancanegara tumpah ruah menyaksikan permainan sekaligus olahraga papan seluncur yang digelar Lombok Surfskate di kawasan bagian timur KEK Mandalika, Desa Kuta, Pujut, Lombok Tengah, Rabu (2/9).
Ratusan wisawatan mancanegara tumpah ruah menyaksikan permainan sekaligus olahraga papan seluncur yang digelar Lombok Surfskate di kawasan bagian timur KEK Mandalika, Desa Kuta, Pujut, Lombok Tengah, Rabu (2/9).

 

Setiap Rabu sore, kawasan timur KEK Mandalika bergemuruh oleh dentum musik DJ dan aksi ratusan wisatawan yang menaklukkan papan seluncur di bahu jalan. Berawal dari tempat nongkrong santai, ajang Lombok Surfskate Meet Up kini sukses menjelma jadi magnet pesta jalanan baru yang menghidupkan pariwisata pesisir Lombok.

----

SENJA di kawasan timur Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika kini punya wajah baru yang memikat. Setiap Rabu sore, deretan sepeda motor maupun mobil, tampak memadati bahu jalan Desa Kuta, Kecamatan Pujut.

Dari kejauhan, kerumunan wisatawan mancanegara sudah terlihat memenuhi ruas jalan bagian kanan untuk menyaksikan atraksi. Sementara ruas jalan sebelah kiri diramaikan beberapa wisatawan yang asyik berlatih menaklukkan papan seluncur.

Antusiasme ini terlihat begitu inklusif. Tak hanya pria dan wanita, anak-anak kecil hingga orang dewasa tampak membaur menikmati suasana. 

Baca Juga: Merawat Kehangatan Madak Mare di Pantai Kuta Mandalika

Dentum musik DJ yang membahana menghidupkan atmosfer pesta jalanan di tengah keindahan pesisir Lombok Tengah. Semakin sore, lokasi acara justru semakin ramai, meski sunset yang dinanti-nanti sore itu sempat tertutup awan tebal.

Ratusan wisatawan asing dari berbagai negara tumpah ruah memeriahkan gelaran bernama Lombok Surfskate Meet Up. Pemandangan unik dan riuh rendah bersahut-sahutan di sepanjang jalan. Penonton bersorak setiap kali ada peseluncur yang menunjukkan kebolehannya.

Ajang populer ini diinisiasi Zaenul Wardi alias Enonk, pemuda asal Pringgarata yang konsisten mengenalkan olahraga surfskate di area Kuta Mandalika. Semuanya berawal dari aktivitas nongkrong santai antaranggota komunitas sembari bermain skateboard dan menyetel musik dari dalam mobil.

Kegiatan yang semula berlokasi di area jalan menuju Josie Sunset Corner kini bergeser ke parkiran timur Sirkuit Mandalika. Olahraga menyenangkan ini pun bertransformasi menjadi magnet wisata baru dalam enam bulan terakhir.

“Saya juga nggak menyangka antusiasnya bisa jadi sebesar ini,” ujar Enonk kepada Lombok Post, Rabu (2/9).

Enonk merupakan mantan pelaku pariwisata di bidang perhotelan di Gili Trawangan. Setelah pindah ke Kuta Mandalika, ia yang berbekal hobi bermain papan seluncur kemudian membuka kursus surfskate.

Baca Juga: Di Balik Senja Josie Sunset Corner, Ada Cinta untuk Joella, Kearifan Lokal, dan Asa Warga Mandalika

“Sehingga bisa dibilang saya penggagas papan seluncur pertama di Kuta Mandalika, Lombok,” ungkapnya.

Selama enam bulan terakhir, peminat kegiatan ini kian membludak. Komunitas yang kini beranggotakan penggiat papan seluncur dari Lombok, Bali, hingga Sumatra itu tidak sekadar menjadi wadah berkumpul.

Mereka juga membuka kelas latihan bagi turis asing, menyediakan penyewaan papan seluncur, hingga menjual minuman dan merchandise dari Stenlo Clotches.

Tingginya antusiasme wisatawan domestik maupun mancanegara juga merambah hingga dunia maya. Tak sedikit pengunjung yang mengunggah video keseruan pesta jalanan ini ke media sosial.

Baca Juga: ITDC Perkuat Ekosistem Pariwisata Lewat MotoGP Mandalika 2026  

“Saya sampai kewalahan untuk repost acara ini. Pokoknya asyik sekali,” tutur Enonk penuh semangat.

Ke depan, Enonk berharap kegiatan ini bisa disulap menjadi sebuah festival mingguan papan seluncur yang menarik dan dapat mendongkrak ekonomi warga sekitar. Namun, ia menyadari bahwa menyelenggarakan kegiatan rutin di area itu tentu membutuhkan legalitas dari pengelola kawasan.

Baca Juga: Hilang Usai Perahu Bocor, Nelayan Areguling Ditemukan Meninggal di Kedalaman 10 Meter

“Pemilik lokasi ini dari ITDC. Kami mencoba berkolaborasi agar kegiatan ini bisa di-legal-kan, sehingga ada dukungan resmi dalam menarik minat wisatawan berkunjung ke Mandalika,” pungkasnya. 

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
lombok surfskate pesta jalanan skateboard KEK Mandalika wisatawan mancanegara