Maulid Nabi, Gemuruh Salawat di Gumi Tatas Tuhu Trasna, Mengenang Keteladanan Rasulullah SAW

Lestari Dewi • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 07:43 WIB
Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri (tiga dari kanan) bersama jajaran Forkopimda menyantuni anak-anak yatim piatu pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Bencingah Agung, Loteng, Rabu (9/9). 
Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri (tiga dari kanan) bersama jajaran Forkopimda menyantuni anak-anak yatim piatu pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Bencingah Agung, Loteng, Rabu (9/9). 

 

Pemkab Loteng menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dengan penuh kekhusyukan dan lantunan salawat yang menggema. Momentum ini menjadi pengingat untuk meneladani akhlak Rasulullah sekaligus memperkuat kepedulian sosial melalui penyerahan santunan kepada anak-anak yatim.

----

LANTUNAN salawat bergema merdu di Bencingah Agung dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah (Loteng), Rabu (9/9). Di tengah riuhnya kehidupan modern, suasana kekhusyukan begitu terasa menyelimuti jajaran pejabat daerah dan masyarakat yang hadir.

Sejak pagi, deretan tokoh penting daerah mulai Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri, Wakil Bupati M Nursiah, hingga Sekda Loteng Lalu Firman Wijaya duduk bersila bersama masyarakat dan Forkopimda. Suasana hening penuh ketakziman tercipta tatkala ayat suci Alquran mulai dilantunkan.

Baca Juga: Meriahkan Maulid Nabi, Polsek Lingsar Kawal Arak-Arakan Praje Desa Peteluan Indah Selama Dua Hari

Sentuhan kedamaian makin menguat saat TGH Zulhadi Ilham naik menyampaikan tausiah. Dengan tutur kata yang teduh, dia mengingatkan kembali tentang dahsyatnya keutamaan bersalawat.

“Satu kali salawat yang kita lantunkan, Allah SWT akan membalasnya dengan sepuluh rahmat,” tutur TGH Zulhadi.

Momen paling mengharukan tercipta saat sesi santunan anak yatim berlangsung. Satu per satu anak-anak yatim maju dengan langkah polos mereka. Senyum tipis terukir di wajah-wajah mungil itu saat jajaran pimpinan daerah menyapa, mengelus lembut kepala mereka, dan menyerahkan santunan.

Baca Juga: BULOG NTB Pastikan Stok Beras Aman Perayaan Maulid, Pantau Pasar Renteng Lombok Tengah

Raut bahagia tak bisa disembunyikan Rizky, salah satu anak yatim penerima santunan yang mengaku sangat bersyukur hari itu. “Senang banget bisa diundang dan diusap kepala sama Pak Bupati, rasanya hangat seperti punya orang tua lagi,” ucap Rizky polos.

Usapan kasih sayang ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud nyata dari ajaran Rasulullah SAW yang begitu mencintai dan memuliakan anak yatim. Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri menuturkan, peringatan Maulid Nabi jangan hanya berhenti pada ritual seremonial belaka.

Dia mengingatkan pentingnya membumikan akhlak Rasulullah dalam interaksi sosial sehari-hari. “Maulid Nabi menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, menjaga persatuan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ungkap Pathul.

Baca Juga: MotoGP dan KEK Mandalika Dongkrak Investasi Loteng, Lima Tahun Tembus Rp 17,12 Triliun

Melalui momen penuh keberkahan ini, Pemkab Lombok Tengah berharap kebersamaan dan rasa kepedulian sosial yang terbangun mampu menjadi pijakan kokoh menuju Lombok Tengah yang Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera, dan Harmonis.

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
gemuruh solawat Pemkab Lombok Tengah Gumi Tatas Tuhu Trasna Rasulullah SAW maulid nabi