LombokPost – Materi promosi terbaru film Spider-Man: Brand New Day memunculkan temuan menarik bagi para penggemar. Selain menampilkan sejumlah adegan aksi baru, trailer dan TV spot terbaru diduga dipenuhi penghormatan terhadap sejarah panjang komik Spider-Man melalui rekreasi visual berbagai sampul komik legendaris yang diterbitkan sejak era 1960-an.
Berbeda dari film-film sebelumnya yang lebih banyak memperkenalkan karakter baru, Brand New Day justru tampak mengajak penonton menelusuri kembali akar komik Spider-Man.
Sejumlah adegan pertarungan yang muncul dalam trailer memiliki komposisi gambar, sudut kamera hingga pose karakter yang nyaris identik dengan ilustrasi sampul komik klasik Marvel.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah kemunculan Ramrod. Spider-Man diperlihatkan menghadapi sosok cyborg bertubuh besar tersebut.
Pose pertarungan keduanya disebut-sebut merupakan adaptasi langsung dari sampul komik The Amazing Spider-Man #221 yang terbit pada Oktober 1981. Karakter Ramrod sendiri termasuk salah satu musuh Spider-Man yang relatif jarang muncul dalam sejarah komik.
Bukan hanya Ramrod.
Trailer sebelumnya juga memperlihatkan kemunculan Tarantula. Adegan pertarungan itu memiliki kemiripan mencolok dengan ilustrasi sampul The Amazing Spider-Man #134.
Berdasarkan penelusuran komunitas penggemar Spider-Man, lokasi adegan tersebut diduga berada di kawasan dermaga Governors Island, New York.
Kemudian muncul Boomerang. Sudut pengambilan gambar, posisi tubuh Spider-Man hingga komposisi pertarungan disebut menyerupai sampul The Amazing Spider-Man #345. Adegan tersebut diperkirakan berlangsung di sekitar kawasan Empire State Building di Midtown Manhattan.
Penghormatan Marvel terhadap sejarah Spider-Man tampaknya tidak berhenti di sana.
Baca Juga: Ada Easter Egg Naruto di Trailer Spider-Man: Brand New Day, Petunjuk Proyek Live-Action?
Salah satu adegan penyelamatan warga yang dilakukan Spider-Man sambil bergelantungan di antara gedung-gedung juga dinilai sebagai penghormatan terhadap Amazing Fantasy #15, komik bersejarah yang menjadi debut pertama Spider-Man pada 1962. Adegan tersebut diperkirakan mengambil latar Rockefeller Center.
Sementara itu, bocoran materi promosi lain juga memperlihatkan konfrontasi Peter Parker dengan Tombstone di tepi sebuah tebing. Pose ketika Tombstone mencekik Peter disebut sangat mirip dengan ilustrasi sampul komik Spider-Man: Tombstone Volume 1.
Jika seluruh petunjuk visual itu disusun bersama, Marvel tampaknya sengaja menjadikan Brand New Day sebagai surat cinta bagi sejarah Spider-Man yang telah berlangsung lebih dari enam dekade.
Menariknya, hampir seluruh penghormatan tersebut justru melibatkan villain-villain klasik yang selama ini tidak terlalu populer di layar lebar.
Di sisi lain, sejumlah media hiburan internasional menilai kemunculan banyak musuh tersebut kemungkinan bukan pertanda film ini akan dipenuhi pertarungan besar melawan seluruh villain itu.
Sebaliknya, mereka diperkirakan hanya menjadi bagian dari rangkaian montage pada awal film untuk menunjukkan bahwa Peter Parker kini telah berkembang menjadi Spider-Man yang jauh lebih matang setelah empat tahun beraksi sendirian sejak peristiwa Spider-Man: No Way Home.
Hal itu juga sejalan dengan sinopsis resmi Marvel yang menyebut kisah dalam Brand New Day berlangsung empat tahun setelah seluruh dunia melupakan identitas Peter Parker akibat mantra Doctor Strange.
Kini Peter hidup sendirian dan sepenuhnya mengabdikan dirinya sebagai Spider-Man yang menjaga New York, sebelum akhirnya menghadapi ancaman baru yang jauh lebih besar daripada sekadar penjahat jalanan.
Sampai saat ini Marvel Studios masih merahasiakan identitas antagonis utama film tersebut. Berbagai trailer memang telah memperlihatkan kemunculan sejumlah musuh seperti Ramrod, Tarantula, Boomerang hingga Tombstone, namun banyak analis meyakini mereka bukanlah ancaman terbesar yang akan dihadapi Peter Parker sepanjang film.
Baca Juga: Teori Spider-Man: Brand New Day: Sisi Gelap Mutasi Peter Parker dan Kemiripannya dengan Kisah Naruto
Dengan strategi tersebut, Spider-Man: Brand New Day tampaknya bukan sekadar menghadirkan petualangan baru Spider-Man di Marvel Cinematic Universe, tetapi juga menjadi penghormatan terhadap perjalanan panjang karakter ikonik itu sejak pertama kali diperkenalkan dalam halaman komik pada 1962.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin