Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kostum Baru Spider-Man Ternyata Penghormatan untuk Tobey Maguire dan Andrew Garfield, Ini Detail yang Diungkap Tim Produksi

Lalu Mohammad Zaenudin • Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:34 WIB
Kostum Spider-Man: Brand New Day
Kostum Spider-Man: Brand New Day

 
LombokPost – Kostum terbaru Spider-Man dalam Spider-Man: Brand New Day tidak sekadar hadir dengan tampilan baru. Tim produksi mengungkapkan bahwa desain kostum yang dikenakan Peter Parker sengaja dibuat sebagai bentuk penghormatan kepada dua pendahulu Tom Holland, yakni Tobey Maguire dan Andrew Garfield, yang lebih dulu memerankan Spider-Man di layar lebar.


Selama beberapa bulan terakhir, materi promosi Spider-Man: Brand New Day telah memperlihatkan sekilas kostum baru Spider-Man. Sekilas tampilannya tampak sederhana, namun para penggemar segera menyadari adanya sejumlah perubahan pada tekstur, bentuk mata, hingga desain logo laba-laba yang berbeda dibanding kostum Peter Parker dalam film-film Marvel Cinematic Universe sebelumnya.

Desain laba-laba kostum Spider-Man.
Desain laba-laba kostum Spider-Man.

 
Belakangan, video di balik layar dan penjelasan dari tim produksi mengonfirmasi bahwa perubahan tersebut memang dilakukan secara sengaja.


Alih-alih menciptakan desain yang sepenuhnya baru, Marvel Studios memilih menggabungkan berbagai elemen visual yang pernah menjadi ciri khas dua generasi Spider-Man sebelumnya.


Tekstur kostum, misalnya, dibuat lebih menyerupai pola timbul yang identik dengan kostum Spider-Man versi Tobey Maguire dalam trilogi garapan sutradara Sam Raimi.
Sementara bentuk mata pada topeng dan proporsi desainnya disebut mengambil inspirasi dari kostum Spider-Man versi Andrew Garfield dalam film The Amazing Spider-Man.

Keseluruhan kostum Spider-Man: Brand New Day
Keseluruhan kostum Spider-Man: Brand New Day

 
Perubahan lainnya juga terlihat pada kombinasi warna merah dan biru yang dibuat lebih klasik dibanding kostum Spider-Man era awal MCU yang banyak dipengaruhi teknologi buatan Tony Stark.


Logo laba-laba di bagian dada pun dirancang dengan gaya yang mengingatkan penggemar pada kostum Spider-Man dari era film 2000-an.


Bagi sebagian penggemar, perubahan tersebut bukan sekadar penyegaran visual.
Desain baru itu dinilai menjadi simbol perjalanan panjang karakter Spider-Man di layar lebar selama lebih dari dua dekade.


Sejak pertama kali diperankan Tobey Maguire pada 2002, kemudian dilanjutkan Andrew Garfield pada 2012, hingga akhirnya Tom Holland bergabung ke Marvel Cinematic Universe pada 2016, masing-masing aktor menghadirkan interpretasi berbeda terhadap karakter Peter Parker.


Momen bersejarah ketika ketiga Spider-Man tampil bersama dalam Spider-Man: No Way Home semakin memperkuat ikatan emosional antargenerasi tersebut.

Baca Juga: Spider-Man Selamatkan Anak Kecil di Trailer, Marvel Diduga Mulai Siapkan Kehadiran Miles Morales di MCU


Karena itu, keputusan Marvel menghadirkan elemen visual dari dua kostum terdahulu dipandang sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan yang telah dibangun oleh para pendahulu Tom Holland.


Di sisi lain, kostum baru tersebut juga memiliki makna penting dalam perjalanan karakter Peter Parker.


Pada akhir No Way Home, Peter kehilangan seluruh identitasnya setelah dunia melupakan dirinya akibat mantra Doctor Strange.


Ia juga tidak lagi memiliki akses terhadap berbagai teknologi canggih yang sebelumnya disediakan Tony Stark.


Kondisi tersebut membuat Peter harus memulai hidupnya kembali dari nol sebagai Spider-Man yang bekerja sendiri.


Karena itu, banyak penggemar menilai desain kostum yang lebih sederhana dan klasik mencerminkan kembalinya Peter kepada akar karakter Spider-Man sebagai pahlawan jalanan yang mengandalkan kemampuan dan kecerdasannya sendiri, bukan teknologi.


Perubahan kostum ini juga dinilai selaras dengan arah cerita Brand New Day, yang disebut akan lebih banyak menampilkan aksi Spider-Man di lingkungan Kota New York serta menghadapi ancaman-ancaman lokal sebelum konflik berkembang menjadi lebih besar.


Hingga kini, Marvel Studios masih merahasiakan banyak detail penting mengenai Spider-Man: Brand New Day, termasuk identitas villain utama dan sejumlah karakter baru yang akan muncul.


Namun satu hal yang sudah mulai terlihat dari materi promosi adalah upaya studio tersebut menghormati sejarah panjang Spider-Man, bukan hanya melalui adaptasi adegan-adegan komik klasik, tetapi juga lewat desain kostum yang menghubungkan tiga generasi manusia laba-laba dalam satu warisan yang sama.


Dengan pendekatan itu, Spider-Man: Brand New Day berpotensi menjadi lebih dari sekadar kelanjutan kisah Peter Parker versi Tom Holland. Film ini juga menjadi penghormatan terhadap perjalanan Spider-Man di layar lebar yang telah menginspirasi jutaan penggemar sejak era Tobey Maguire hingga Andrew Garfield, sebelum tongkat estafet akhirnya diteruskan kepada Tom Holland.

Baca Juga: Konflik Terbesar Spider-Man: Brand New Day Diduga Bukan Villain, Melainkan Perubahan dalam Diri Peter Parker

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#kostum spiderman brand new day #kostum tobey maguire #andrew Garfield #logo laba-laba