LombokPost--Tak hanya menyegarkan hari, berhubungan suami istri di pagi hari ternyata bisa menjadi cara efektif membakar kalori sekaligus memperkuat keintiman pasangan.
Menurut sejumlah studi, hubungan seksual selama 25–30 menit bisa membakar antara 100 hingga 300 kalori, tergantung intensitas dan posisi yang digunakan.
Berikut ini empat variasi posisi berhunungan suami istri di pagi hari yang bisa membakar kalori sekaligus membangkitkan semangat:
1. Missionary dengan Variasi Gerakan
Meski klasik, posisi missionary bisa dimodifikasi agar lebih dinamis. Misalnya dengan mengubah sudut penetrasi atau melibatkan gerakan panggul yang aktif. Posisi ini membakar lebih banyak kalori jika kedua pasangan terlibat secara aktif.
Baca Juga: Jaga Keharmonisan Rumah Tangga, Ini 7 Tips Meningkatkan Kualitas Hubungan Intim dengan Pasangan
Manfaat:
-
Membantu kerja otot inti dan paha
-
Meningkatkan koneksi mata dan emosional
2. Cowgirl (Wanita di Atas)
Posisi ini memungkinkan wanita mengontrol ritme dan kedalaman penetrasi. Karena mengandalkan kekuatan paha dan otot perut, cowgirl sangat efektif membakar kalori.
Manfaat:
-
Membakar hingga 200 kalori dalam 20 menit
-
Meningkatkan rasa percaya diri wanita
3. Doggy Style Aktif
Dalam variasi doggy style yang lebih energik, kedua pasangan bisa berkontribusi dalam gerakan ritmis yang membakar kalori lebih banyak. Posisi ini juga memberi sudut penetrasi yang lebih dalam.
Manfaat:
-
Melatih otot bokong dan punggung bawah
-
Memberikan sensasi penetrasi maksimal
4. Standing Position
Berhubungan suami istri sambil berdiri menuntut kekuatan, keseimbangan, dan stamina, sehingga dapat membakar kalori cukup tinggi. Cocok bagi pasangan yang ingin mencoba tantangan di pagi hari.
Manfaat:
-
Membakar lebih dari 250 kalori per sesi
-
Meningkatkan gairah spontan dan eksplorasi baru
Menurut dr. Andriani Sari, seorang dokter kesehatan seksual, berhubungan suami istri di pagi hari membantu tubuh melepaskan hormon endorfin dan oksitosin yang membuat pasangan merasa bahagia dan lebih terhubung sepanjang hari.
“Selain mempererat ikatan, aktivitas seksual juga punya manfaat fisik jika dilakukan secara aktif dan sehat,” ujar Andriani.***
Editor : Kimda Farida