Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ternyata Segini Jumlah Tabungan yang Ideal Saat Usia 50 Tahun Menurut Para Ahli Keuangan

Fratama P. • Senin, 27 Oktober 2025 | 19:50 WIB
Tabungan ideal untuk masa tua
Tabungan ideal untuk masa tua

LombokPost - Mencapai masa pensiun dengan damai, memiliki tabungan dan bebas dari kekhawatiran finansial, adalah tujuan utama banyak individu.

Untuk mewujudkan hal ini, memiliki jumlah dana tabungan pensiun yang memadai adalah kuncinya.

Pertanyaannya, berapakah nilai ideal tabungan yang harus dimiliki?

Menurut Fidelity, salah satu penyedia rencana pensiun, target ideal yang disarankan adalah seseorang telah mengumpulkan tabungan yang setara dengan enam kali lipat pendapatan tahunan mereka saat menginjak usia 50 tahun.

Angka ini khususnya relevan bagi mereka yang merencanakan pensiun pada usia 67 tahun.

Sebagai ilustrasi, jika pendapatan total tahunan Anda adalah Rp100 juta, maka tabungan pensiun Anda saat usia 50 tahun idealnya mencapai 6 X Rp100 juta = Rp600 juta.

Meskipun demikian, angka tersebut bukanlah patokan yang harus diikuti secara mutlak.

Nathan Sebesta, seorang perencana keuangan bersertifikat dan pendiri Access Wealth Strategies, menekankan bahwa jumlah dana pensiun yang dibutuhkan setiap orang sangat bergantung pada faktor-faktor personal:

1. Usia Pensiun yang Diinginkan: Kapan Anda ingin berhenti bekerja?

2. Perkiraan Pengeluaran Masa Pensiun: Seberapa besar gaya hidup yang ingin Anda pertahankan?

3. Lokasi Tempat Tinggal: Biaya hidup di lokasi tersebut saat pensiun.

Strategi Mengejar Keterlambatan Tabungan Pensiun

Lantas, apa yang harus dilakukan jika dana tabungan pensiun Anda masih jauh dari target ideal, terutama saat usia mendekati 50 tahun?

Sebesta memberikan beberapa strategi proaktif untuk mengatasi kekurangan finansial di masa pensiun:

1. Menurunkan Ekspektasi: Kurangi ekspektasi Anda terhadap tingkat pendapatan yang akan dinikmati saat pensiun.

2. Fokus Pelunasan Utang: Manfaatkan sisa waktu 10 hingga 15 tahun ke depan untuk melunasi seluruh kewajiban utang.

3. Pengurangan Pengeluaran: Lakukan pemotongan signifikan terhadap pengeluaran harian dan bulanan.

4. Pertimbangan Relokasi: Pikirkan untuk pindah ke wilayah yang menawarkan biaya hidup yang jauh lebih rendah.

Sebagai opsi terakhir, namun terkadang paling realistis, adalah tetap bekerja meskipun telah mencapai usia pensiun formal.

"Tidak ada yang bermimpi harus tetap bekerja saat pensiun. Bagi yang terlambat memulai dan tak bisa mengejar ketertinggalan, ini bisa jadi satu-satunya pilihan realistis,” katanya.

Keputusan ini menjadi solusi bagi mereka yang gagal mengumpulkan dana pensiun yang cukup tepat waktu.***

Editor : Fratama P.
#tabungan