GIRI MENANG-Para kepala desa yang ada di Lombok Barat (Lobar) sumringah dengan besarnya dana desa yang di terima setiap tahun. Kondisi yang jauh berbeda justru dirasakan pihak Kelurahan.
“Terakhir tahun 2018 kami di tiga kelurahan, Dasan Geres, Gerung Selatan dan Gerung Utara mendapat anggaran masing-masing Rp 600 juta per tahun,” beber Lurah Dasan Geres Hulaifi kemarin (6/5)
Namun jumlah tersebut bertambah di tahun ini seiring adanya kucuran dana kelurahan dari pusat. Kelurahan di Lobar mendapatkan Dana Alokasi Umum (DAU) sekitar Rp 1,1 miliar untuk tiga kelurahan. Sehingga setiap kelurahan mendapatkan tambahan masing-masing sekitar 350 juta. Otomatis tahun ini anggaran di kelurahan sekitar Rp 950 juta.
Dana dari pusat untuk kelurahan ini peruntukannya dijelaskan Hulaifi sebesar 70 persen untuk pembangunan infrastruktur fisik dan 30 persen untuk pemberdayaan. “Namun kita di Lobar sampai saat ini masih belum Bimtek,” akunya.
Selain itu, para Lurah yang ada di Lobar juga masih belum menjadi Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Pengguna anggaran berasal dari pemerintah kecamatan. Maka, penggunaan dananya masih mengacu seperti instansi pemerintah lainnya.
“Karena semua unsurnya di kelurahan kan PNS. Berbeda dengan di desa, kepala desa sampai staf di desanya non PNS,” paparnya.
Tak dipungkirinya, pemerintah kelurahan di Lobar masih merasa dianaktirikan. Lantaran, porsi anggaran yang mereka terima lebih kecil dibandingkan dengan desa. Padahal, kebutuhan untuk program fisik dan pemberdayaan tidak ada bedanya.
“Di Lotim kami pernah studi banding anggarannya Rp 1 miliar dari APBD. Pernah kami tiga lurah usulkan bersurat ke bupati dan secara langsung kami sampaikan. Tapi belum disetujui,” bebernya.
Padahal, jika berbicara kemampuan anggaran di APBD, Hualifi yakin pemerintah daerah mampu untuk menganggarkan minimal Rp 1 miliar di kelurahan. Mengingat jumlah kelurahan yang ada di Lobar hanya ada tiga.
“Lombok Timur saja 20 kelurahan lebih sudah menganggarkan untuk satu kelurahan mencapai Rp 1 miliar dari APBD. Maka harapan kami minimal sama dengan anggaran diterima desa,” pintanya. (ton/r3)
Editor : Administrator