HAMDANI WATHONI, Giri Menang
Sepanjang jalan perbatasan Desa Suranadi dengan Desa Narmada di Dusun Batu Kantar terlihat hijau. Hamparan sawah ditanami padi masih belum berbulir. Udara segar merangsek masuk ke dalam paru-paru.
Di sekitar kawasan inilah terdapat dua kolam yang sedang hitz di wilayah Narmada Lombok Barat. Yang pertama adalah Kolam Mahoni, dan kedua adalah Kolam Sulinadi. Dari dua kolam tersebut, yang sedang trend menjadi perbincangan adalah Kolam Sulinadi. Karena kolam ini baru dibuka awal tahun 2020 ini.
“Memang dibuka sejak tahun baru lalu. Ini saja masih belum selesai pembangunannya tapi sudah banyak yang datang,” kata penjaga sekaligus pengelola Kolam Sulinadi Gusti Bagus Sudiarta.
Kolam Sulinadi menjadi perbincangan lantaran dikenal sebagai kolam biru. Dasar dan dinding kolam dengan karamik warna biru begitu memesona. Memantulkan cahaya ketika dipapar langsung sinar matahari.
Airnya yang jernih dan segar menjadi daya tariknya. Tak hanya itu, pemadangan dan keindahannya pun tak kalah menarik. Apalagi tiket masuk untuk kolam ini pun sangat terjangkau. “Untuk orang dewasa Rp 10 ribu. Rp 5 ribu untuk anak-anak,” lanjut Bagus, sapaannya.
Sumber mata air kolam ini berasal langsung dari mata air Pura Suranadi. Air tersebut sangat jernih dan dingin. Membuat cuaca udara panas yang menyegat segar seketika ketika nyemplung di kola mini. Mulai jam empat sore hingga menjelang Maghrib, ratusan warga berdatangan dari berbagai daerah. Tidak hanya dari Lobar.
“Dari Mataram dan Lombok Tengah juga banyak yang dating. Soalnya banyak yang sudah unggah di media social ternyata,” tutur Bagus.
Entah sekadar untuk berenang atau berfoto dengan pemandangan yang menakjubkan, Kolam Sulinadi memang istimewa.
“Pemandangan dan kolamnya yang mungkin menjadi daya tarik orang. Kalau sore, hamparan sawah dengan sunset bisa dilihat langsung sambal berenang dari dalam kolam. Ada berugak dan nantinya aka nada beberapa spot selfie,” tandas Bagus. (*/r3)
Editor : Baiq Farida