"Akhirnya kami mengambil langkah tegas dengan melakukan pembubaran balap liar yang dilakukan beberapa oknum di Dusun Pengantap, Desa Buwun Mas, Sekotong," ujar Kapolsek Sekotong Iptu I Kadek Sumerta, kemarin (29/3).
Selain untuk menghindari kecelakaan fatal, pembubaran ini juga sebagai upaya pencegahan penyebaran virus korona. Mengingat penularan wabah sangat rentan terjadi dalam sirtuasi keramaian.
"Masyarakat juga sudah dibuat resah dengan aksi balap liar yang dilakukan beberapa oknum pemuda tersebut," jelasnya.
Masyarakat yang melintas sangat terganggu dengan aksi pemuda memacu kendaraannya tanpa pengamanan ini. Mereka juga membahayakan nyawa warga yang melintas di jalan. Karena itu anggota Polsek Sekotong mengangkut puluhan kendaraan milik para pemuda yang terlibat aksi balap liar.
"Terhadap oknum pelaku balap liar dilakukan pembinaan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi," jelasnya.
Sementara para penonton diberikan imbauan untuk kembali ke rumah masing-masing. Sesuai dengan anjuran pemerintah dalam pencegahan penularan virus korona.
"Untuk kendaraan yang digunakan balap liar masih diamankan di Mapolsek Sekotong 11 unit kendaraan roda dua," jelas Sumerta.
Dengan situasi saat ini, ia berharap masyarakat mematuhi apa yang telah menjadi imbauan pemerintah dengan tidak melakukan tindakan kontraproduktif. Karena upaya pencegahan penyebaran virus korona ini tujuannya adalah kepentingan dan keselamatan bersama. (ton/r8)
Editor : Administrator