Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pengalihan Arus Bikin Macet! Polres Lobar Janji Lakukan Evaluasi

Redaksi LombokPost • Selasa, 12 Mei 2020 | 16:42 WIB
MULAI KEMBALI: Sejumlah wisatawan asing yang sedang berlibur di Senggigi mengikuti kegiatan Colour Run yang menjadi rangkaian HUT Lobar ke-61 kemarin (10/3).
MULAI KEMBALI: Sejumlah wisatawan asing yang sedang berlibur di Senggigi mengikuti kegiatan Colour Run yang menjadi rangkaian HUT Lobar ke-61 kemarin (10/3).

GIRI MENANG-Rekayasa lalu lintas (lalin) yang dilaksanakan Gugus Tugas Satgas Covid-19 mulai diterapkan, kemarin (11/5). Penerapan dilaksanakan di lima wilayah. Sayangnya, di hari pertama, justru kemacetan terjadi di lokasi rekayasa lalin.


"Di Bengkel jalanan macet saat penerapan aturan ini. Kita yang mau ke arah Kediri atau Gerung terjebak macet, " ujar Muzakir salah seorang warga Narmada yang melintas di jalur Bengkel kepada Lombok Post, kemarin (11/5).


Jalan di ruas utama Desa Bengkel dinilai terlalu sempit. Sementara arus lalu lintas cukup padat. Maklum jalur ini merupakan penghubung warga Lobar maupun Lombok Tengah yang akan ke Mataram atau sebaliknya.


Truk-truk besar dan kendaraan mobil yang melintas juga membuat jalanan semakin macet. "Kalau bisa jangan bikin macet karena nanti malah akan menimbulkan keramaian, " harapnya.


Sementara Kapolres Lobar AKBP Bagus Satriyo Wibowo mengaku rekayasa lalin ini dilakukan untuk membatasi ruang gerak masyarakat. Sebagai bagian dari upaya mencegah penularan wabah korona.


Jika dalam pelaksanaannya menimbulkan kemacetan, ia berjanji akan melakukan perbaikan. "Ini akan menjadi bahan evaluasi kami sejauh mana dampaknya dan dampak yang lain, " jelas Bagus yang juga Ketua Tim Reaksi Cepat penanganan Korona di Lobar.


Hari pertama rekayasa lalin kemarin dilaksanakan di lima titik. Mulai dari simpang lima Gerung, simpang empat Desa Rumak, simpang empat Desa Bengkel dan simpang Desa Melinting menuju arah Ampenan Kota Mataram.


"Di setiap lokasi atau jalur tersebut kita buat jadi satu jalur, " jelasnya. Dalam artian tidak terjadi arus lalu lintas dia arah seperti sebelumnya.


Total 150 personel dikerahkan dari Polres Lobar. Penerapan rekayasa lalin ini mulai dilaksanakan sejak pukul 09.00 Wita hingga pukul 11.00 Wita. Rencananya, rekayasa lalin ini akan dilaksanakan selama sepekan sejak 11 Mei hingga 17 Mei. (ton/r3)

Editor : Redaksi Lombok Post Online
#Polres Lobar #Rekayasa Lalin