Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hanya Diberi Janji, Warga Kekait Keluhkan Jalan Kabupaten yang Rusak

Baiq Farida • Jumat, 27 Agustus 2021 | 16:44 WIB
RUSAK PARAH: Seorang pengendara roda dua melewati jalan yang rusak parah di Dusun Batu Butir, Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari, Kamis (26/8/2021). Jalan yang rusak parah ini sangat membahayakan bagi pengguna jalan.
RUSAK PARAH: Seorang pengendara roda dua melewati jalan yang rusak parah di Dusun Batu Butir, Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari, Kamis (26/8/2021). Jalan yang rusak parah ini sangat membahayakan bagi pengguna jalan.
GIRI MENANG-Rusaknya jalan yang ada di Dusun Batu Butir, Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari dikeluhkan warga setempat.

”Saya sudah tiga kali jatuh di jalan ini,” kata seorang warga Hasan pada Lombok Post, Kamis (26/8/2021).

Jalan rusak di kawasan ini lebih dari satu kilometer. Sedangkan kawasan ini selalu dilalui warga untuk mengangkut hasil bumi. Termasuk menjadi lalu lintas utama warga yang akan beraktivitas.

”Anak-anak yang akan sekolah dan ibu-ibu yang akan ke pasar juga lewat jalan ini,” tuturnya.

Ia berharap jalan ini bisa segera diperbaiki. Sebab ini menjadi akses warga yang sangat vital. "Semoga cepat diperbaiki,” harapnya.

Sementara itu, Sekdes Kekait Habibi Hariri mengatakan, sudah sejak lama jalan ini direncanakan akan diperbaiki. Bahkan sebelum gempa tahun 2018 dijanjikan untuk diperbaiki sepanjang satu kilometer. Sebab di jalan itu juga memiliki potensi pengembangan wisata yang ada di atas Bukit Tembere.

”Tapi hanya sampai pengukuran jalan, setelah itu menghilang. Warga di sini merasa di prank,” terangnya.

Tahun 2019 pun dijanjikan, namun kala itu yang bisa diperbaiki hanya setengah kilometer. Bahkan tahun lalu, ada rencana kembali perbaikan sepanjang 200 meter. Tapi hingga kini tak ada hasilnya.

”Karena tidak mungkin kalau itu dialokasikan dari Dana Desa. Uangnya tidak cukup. Apalagi itu juga merupakan jalan kabupaten,” jelasnya.

Sedangkan untuk mendukung potensi desa yang ada. Ada beberapa ruas jalan desa memang bisa menggunakan DD pengalokasiannya.

”Memang rata-rata sebatas rabat jalan,” kata dia. (nur/r3)

  Editor : Baiq Farida
#Desa Kekait #jalan rusak