Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Korban Hanyut Air Terjun Tibu Atas Terseret hingga 34 Kilometer

Baiq Farida • Senin, 8 November 2021 | 18:58 WIB
EVAKUASI KORBAN: Petugas Basarnas gabungan saat mengevakuasi korban hanyut Air Terjun Tibu Atas di Lembar, Sabtu (6/11/2021).
EVAKUASI KORBAN: Petugas Basarnas gabungan saat mengevakuasi korban hanyut Air Terjun Tibu Atas di Lembar, Sabtu (6/11/2021).
GIRI MENANG-Dua korban terseret arus di air terjun tibu atas ditemukan tak bernyawa di perairan Pantai Ampenan dan Bangko-Bangko, Sabtu (6/11/2021).

"Kedua korban ditemukan terpisah. Satu korban terseret hingga 25 kilometer dan satunya lagi terseret sejauh 34 Kilometer," kata Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit PH.

Kedua korban ditemukan mengambang dengan kondisi tubuh sudah mulai membengkak. Tim SAR gabungan dari personel Kantor SAR Mataram, TNI, Polri, BPBD, Pihak Kesehatan, nelayan, pihak keluarga, relawan, dan unsur lainnya menemukan dan mengevakuasi dua korban. Keduanya terseret arus di wisata air terjun Tibu Atas, Dusun Batu Asak Desa Buwun Sejati, Kecamatan Narmada beberapa hari lalu.

Ia mengatakan, berawal dari laporan yang diterima dari seorang nelayan setempat pada pukul 07.00 Wita. Yang bersangkutan menemukan sesosok mayat mengambang di perairan Pantai Ampenan. ABK Rescue Boat 220 Mataram diterjunkan ke lokasi penemuan bersama unsur lainnya. Kemudian, disusul tim rescue yang sedang melaksanakan pencarian di aliran sungai Tibu Atas.

“Ditemukan di depan Pertamina Ampenan, dievakuasi menggunakan RIB (Rigit Inflatable Boat) 02 Mataram,” jelasnya.

Selang beberapa menit kemudian setelah evakuasi, pihaknya kembali mendapatkan laporan penemuan sesosok mayat di perairan Bangko-Bangko. Tim SAR gabungan menuju lokasi penemuan dan mengevakuasi mayat tersebut.

Kedua mayat yang ditemukan merupakan korban terseret arus di Tibu Atas yang dicari sejak hari Kamis (4/11). Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga yang telah menunggu memastikan keduanya korban yang dicari. Selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara menggunakan mobil ambulans KKP Pelabuhan Lembar dan Universitas Muhammadiyah Mataram

“Dua korban yang ditemukan atas nama Erik (17 tahun) dan Andre Firmansyah (20 tahun)," ujarnya.

Menurut keterangan dari salah satu orang tua korban (Erik), dua hari yang lalu (Kamis, 4/11/2021), sepuluh orang dari Abian Tubuh, Mataram (termasuk anaknya) berwisata ke Tibu Atas. Kejadiannya saat mereka mandi di air terjun yang ada di lokasi kejadian sekitar pukul 12.00 Wita. Empat orang  terseret arus, satu orang meninggal dunia atas nama Ayat (17 tahun) dan satu korban selamat atas nama Umam dalam kondisi pingsan. Sedangkan sisanya ditemukan saat memasuki pencarian hari ketiga.

"Operasi pencarian langsung ditutup dengan ditemukan kedua korban terakhir," kata dia. (nur/r3)

  Editor : Baiq Farida
#Tewas Tenggelam #Kantor SAR Mataram #Air Terjun Tibu Atas