GIRI MENANG - DPRD Lombok Barat (Lobar) mendorong pembangunan fasilitas dermaga Senggigi. Hal tersebut diharapkan menjadi perhatian serius. Untuk kepentingan itu, dewan bersedia menganggarkannya di APBD perubahan 2022.
Ketua Komisi II DPRD Lobar Abubakar Abdullah mengatakan, sebenarnya anggaran yang dibutuhkan tidak terlalu besar. Sebab, yang penting ada sarana sandar boat atau kapal yang datang. "Tempat sandar sementara aja dulu, jangan terlalu ideal," katanya.
Untuk membuat dermaga memadai belum memungkinkan. Butuh anggaran besar dan perencanaan matang. Apalagi, dermaga yang dibangun beberapa tahun lalu masih menyisakan persoalan hukum.
"Seperti yang kita ketahui, pekerjaan dermaga tahun lalu mangkrak dan masih sengketa. Tetapi jangan kemudian tidak bisa berbuat apa-apa. Masih bisa menggunakan (fasilitas) pelabuhan yang ada sekarang," jelasnya.
Saat ini kapal yang datang di Pelabuhan Senggigi sandar di pasir. Nah, menurut Abubakar, di situ bisa dibuatkan dermaga semi permanen sehingga turun-naik penumpang lebih mudah. "Konsepnya seperti apa, OPD terkait lebih paham. Yang penting boat bersandar dengan nyaman dan aman," tambahnya lagi.
Abubakar menegaskan, pihaknya sangat serius terkait rencana penganggaran penyediaan fasilitas dermaga itu. Nanti akan dibahas lebih dalam di tingkat legislatif. "Mudah-mudahan ada (anggaran) di perubahan yang bisa disisipkan," pungkasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lobar Mohammad Najib mengatakan, hal ini menjadi atensi pemerintah. Tetapi dia belum bisa memastikan kapan fasilitas dermaga di Senggigi bisa terwujud. "Kita upayakan minimal semi permanen," ujarnya
Terlebih, ada perhatian di instansi DPRD. Menurutnya, jika ada support dari dewan, Dishub malah sangat bersyukur. "Kalau dewan bisa memback up di anggaran perubahan, mungkin bisa dari anggaran tambahan," imbuh Najib.
Anggaran yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar. Apalagi hanya membuat dermaga sementara semi permanen. Dia memperkirakan hanya butuh Rp 200 juta sampai Rp 300 juta saja. (cr-bib)
Editor : Galih Mps