GIRI MENANG-Upaya pencarian korban tenggelam di sungai Dusun Monto, Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan pada Minggu (4/12) lalu, belum membuahkan hasil. Hingga berita ini ditulis kemarin, tim gabungan tak kunjung menemukan mayat korban.
Seperti yang diketahui, peristiwa naas ini terjadi pada Minggu (4/12) sekitar pukul 12.00. Korbannya berinisial MZ, 16, seorang pelajar asal Dusun Puyahan, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar.
"Pencarian masih berlangsung, dengan melibatkan tim penyelamat gabungan. Semoga segera bisa kami temukan," kata Kapolsek Kuripan Iptu Sutrisno.
Sutrisno menerangkan, dalam proses pencarian, tim fokus di dua tempat. Pertama di sekitar lokasi kejadian, yaitu di sepanjang aliran sungai monto. Kemudian lokasi kedua di muara sungai Bakong yang ada di Kecamatan Lembar. "Karena sungai ini muaranya di sungai Bakong Lembar," ujarnya.
Dia mengaku, cara pencarian dengan menelusuri aliran sungai. Kemudian telah dikerahkan juga tim penyelam khusus. "Tim sudah dibekali pelampung dan alat selam untuk melakukan penyelaman," tambahnya.
Sutrisno juga menyampaikan ada beberapa kendala yang ditemui dalam upaya pencarian ini. Seperti kondisi debit air yang masih besar dan arusnya deras. "Terlebih kondisi cuaca pada saat melakukan pencarian hujan lebat. Arus masih deras di sepanjang aliran sungai," katanya lagi.
Kejadian itu bermula ketika korban bersama ketiga rekannya hendak mandi di sungai tersebut. Ketika itu, keempat santri dari salah satu Pondok Pesantren di Kecamatan Gerung ini, baru pulang dari rumah gurunya. "Kemudian empat siswa ini berhenti untuk mandi di sungai Monto," ceritanya.
Tapi nahas bagi MZ, dia tiba-tiba tenggelam dan terseret arus sungai. Beberapa rekannya yang lain sempat menolongnya dengan berusaha memegangi tangan korban. "Namun pegangan tersebut terlepas dan korban menghilang karena sudah tenggelam," terang Sutrisno.
Sekitar pukul 14.00, tim BPBD dan Basarnas tiba di lokasi kejadian. "Sampai saat ini korban belum berhasil ditemukan dan masih dilakukan pencarian oleh anggota Polsek Kuripan, tim BPBD dan Basarnas serta mendapat bantuan dari warga sekitar," tutup Sutrisno. (bib/r3)
Editor : Galih Mps