Tentu saja, kapal-kapal tersebut akan membawa ribuan tamu mancanegara. Nah, kedatangan mereka diharapkan mampu membawa dampak positif bagi Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Untuk itu, peran serta pemerintah daerah sangat diharapkan.
Misalnya, Pemkab Lobar membuat kegiatan penyambutan dengan meriah ketika kapal pesiar tersebut sandar. "Pemerintah daerah harus hadir, memberikan kesan baik kepada tamu-tamu yang datang," kata Ketua Komisi II DPRD Lobar Abubakar Abdullah.
Kemudian mereka diarahkan agar mengunjungi destinasi-destinasi wisata yang ada. Sehingga potensi pariwisata di Gumi Patut Patuh Patju benar-benar tereksplorasi. "Terutama wisata yang ada di wilayah Sekotong. Selama inikan belum sampai ke sana," terang Abubakar.
Menurut politisi PKS ini, kedatangan dua kapal pesiar beberapa waktu lalu belum berdampak terhadap kunjungan wisatawan di Lobar. Sejumlah destinasi belum dieksplor secara maksimal. "Bahkan, tidak ada acara penyambutan," tambahnya.
Pada tahun depan diharapkan bisa lebih maksimal. Pemerintah daerah ditekankan agar membuat acara penyambutan dengan semeriah mungkin. "Kita di banggar (badan anggaran) sudah pembicaraan dengan TAPD terkait anggaran khusus di Dinas Pariwisata," terangnya.
Abubakar mengaku, berdasarkan hasil pembicaraan dengan TAPD, ada anggaran sebesar Rp 1,4 miliar yang melekat di Dispar. Keuangan tersebut akan digunakan untuk pengembangan sektor pariwisata. Termasuk juga untuk penyambutan kedatangan tamu-tamu asing yang dibawa kapal pesiar.
Dia berharap, TAPD komitmen dengan kesepakatan pengalokasian anggaran tersebut. Artinya, anggaran tersebut benar-benar ada, dan dipergunakan untuk pengembangan pariwisata Lobar. "Kalau tidak dilanjuti TPAD, berarti tidak komitmen. Yang pasti sudah ada pembicaraan, tinggal komitmen TAPD," pungkas Abubakar. (bib/r3)
Editor : Baiq Farida