Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

BPBD Lobar: Banjir Sekotong Hanya Rusak Tembok Pembatas

Baiq Farida • Rabu, 15 Februari 2023 | 17:43 WIB
RINGANKAN BEBAN: Wakil Bupati menyerahkan bantuan kepada korban terdampak bencana banjir di Kecamatan Sekotong. (Habibul Adnan for Lombok Post)
RINGANKAN BEBAN: Wakil Bupati menyerahkan bantuan kepada korban terdampak bencana banjir di Kecamatan Sekotong. (Habibul Adnan for Lombok Post)
GIRI MENANG-Banjir yang melanda beberapa desa di Kecamatan Sekotong akibat guyuran hujan pada Senin (13/2) lalu tidak mengakibatkan kerusakan rumah parah. Bahkan, tidak ada yang sampai membutuhkan bantuan perbaikan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lobar Hartono Ahmad menerangkan, hanya ada tembok pembatasan yang roboh. Yaitu di Dusun Sepi, Desa Buwun Mas. Tembok roboh itulah yang menyebabkan seorang anak usia delapan tahun meninggal dunia.

Hartono menjelaskan, banjir tersebut memang tidak terlalu deras sehingga menyebabkan banyak kerugian. Hanya menggenang ke rumah-rumah warga. "Karena itu, tidak ada yang sampai harus diperbaiki menggunakan anggaran besar," katanya.

Warga yang sempat diungsikan saat ini sudah mulai balik ke rumah masing-masing. Ketika kejadian, ada beberapa warga harus dipindah ke rumah tetangga maupun kerabatnya. "Artinya, kita tidak sampai membuat tempat pengungsian," ujarnya.

Hanya saja, warga terdampak membutuhkan bantuan-bantuan yang bersifat mendesak. Seperti selimut, sembako, makanan siap saji, air bersih, dan lain sebagainya.

Akan tetapi beberapa bentuk bantuan itu sudah mulai disalurkan sejak Senin lalu hingga kemarin. Hartono mengaku, hampir seluruh warga terdampak sudah menerima bantuan. "Kita sudah turun membagikan sembako dan lain sebagainya," jelasnya.

Penyaluran bantuan juga dilakukan Wakil Bupati Lobar Hj. Sumiatun kemarin. Dia turun ke beberapa desa, termasuk kepada keluarga korban meninggal dunia. "Tadi langsung diserahkan kepada orang tua korban," katanya lagi.

Hartono mengaku, ada ribuan warga yang terdampak banjir. Seluruhnya membutuhkan bantuan sembako, selimut, serta makanan siap saji. "Nanti akan menerima semua, dan saat ini masih didata," tutupnya. (bib/r3)

 

 

  Editor : Baiq Farida
#banjir Sekotong