Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jelang Akhir Masa Jabatan, Moment Terakhir Bupati Lobar Jadi Inspektur Upacara HUT RI

Galih Mps • Jumat, 18 Agustus 2023 | 21:00 WIB
HARI PAHLAWAN: Kepala Lingkungan Bermi H Baihaqi memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di Lingkungan Bermi, Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Kamis (10/11). (Fatih/Lombok Post)
HARI PAHLAWAN: Kepala Lingkungan Bermi H Baihaqi memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di Lingkungan Bermi, Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Kamis (10/11). (Fatih/Lombok Post)

GIRI MENANG-Tahun ini menjadi momen terakhir Bupati Lobar Fauzan Khalid menjadi inspektur upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-78. Pasalnya, bupati dua periode itu akan mengakhiri jabatannya per Oktober mendatang.


Apel digelar di lapangan Kantor Bupati. Tampak hadir Wakil Bupati Hj. Sumiatun, Ketua DPRD Lobar Hj. Nurhidayah, jajaran Forkopimda Lobar, Mantan Bupati dan Wakil Bupati Lobar, para kepala OPD, serta sejumlah undangan lainnya.


Saat memberikan sambutannya selaku inspektur upacara, Fauzan Khalid memaparkan sejumlah prestasi yang diraihnya. Baik prestasi nasional maupun regional. "Ini merupakan hasi kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak," ujarnya.


Prestasi-prestasi tersebut di bidang pendidikan, kesehatan, pembangunan, dan bidang lainnya. Di antara pencapaian-pencapaian itu adalah keberhasilan pemerintah mempertahankan zona hijau atau kualitas tinggi pada pelayanan publik. Kata dia, prestasi ini diperkuat dengan predikat sangat baik pada indeks kepuasan masyarakat.


"Dalam bidang kesehatan, kita patut berbangga karena upaya kita bersama mengantarkan Rumah Sakit Patuh Patut Patju (Tripat) memperoleh peningkatan dari tipe C menjadi tipe B, dan status Rumah Sakit Awet Muda naik ke tipe C," kata Fauzan.


Dia menambahkan, dalam waktu dekat ini, pemerintah akan me-launching jaminan kesehatan yang merata untuk semua masyarakat. Ia mengatakan, ini akan berlaku efektif Bulan Oktober mendatang. Melalui layanan yang disebut Universal Health Coverage (UHC) ini, masyarakat memiliki akses mendapatkan pelayanan kesehatan komprehensif dan bermutu tanpa hambatan finansial.


"Dengan adanya UHC ini, seluruh masyarakat Kabupaten Lombok Barat yang belum mempunyai jaminan kesehatan Nasional dapat mengakses pelayanan kesehatan dengan mudah, yaitu hanya menggunakan KTP," ujar Fauzan. (bib/r3)

Editor : Galih Mps
#Lobar