Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

TJSL Pelindo Cabang Lembar Sasar Ponpes, Panti Asuhan, Sekolah dan Pura

Kimda Farida • Kamis, 24 Agustus 2023 | 11:39 WIB
BANTU SESAMA: Managemen Pelindo Menyalurkan TJSL Ke Kawasan Pelabuhan Lembar
BANTU SESAMA: Managemen Pelindo Menyalurkan TJSL Ke Kawasan Pelabuhan Lembar

GIRI MENANG--Empat lembaga menjadi sasaran bantuan program Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tahap pertama 2023 Pelindo Cabang Lembar. Kesemuanya berada di area sekitar Pelabuhan Lembar.

Keempat lembaga terdiri dari pondok pesantren, panti asuhan, tempat ibadah berupa pura, dan SMP di Lembar. Bantuan kali ini berbentuk penyaluran dana untuk pemugaran tempat ibadah, lantai pondok pesantren, aula salah satu SMP dan pembangunan toilet atau MCK para santri.

”Keempat-empatnya ini memang menurut hasil evaluasi kita, sudah sesuai ketentuan yang ada,” kata General Manajer (GM) Pelindo Cabang Lembar Wahyu Agung Prihartanto.

Bantuan berupa dana untuk pembangunan MCK diserahkan Pelindo kepada pondok pesantren dan panti asuhan terkait. Pembangunan fasilitas ini lantaran melihat kondisi jumlah MCK yang ada tidak sesuai dengan jumlah penghuninya sehingga dinilai kebutuhan cukup mendesak.

Sedangkan bantuan anggaran yang diberikan kepada salah satu SMP untuk pembangunan aula juga dianggap penting. Pihak sekolah sudah berinisiatif untuk membangun, namun terkendala anggaran hingga tak kunjung terealisasi.

Wahyu menambahkan, terkait bantuan pembangunan pura, pihaknya harus menjaga kesetaraan antaragama yang ada di wilayah Lembar. Tanpa membedakan satu dengan yang lainnya. Karena sesuai panduan, TJSL harus memenuhi tiga pilar, diantaranya yang terkait dengan lingkungan hidup, kesehatan dan pendidikan.

Kedepan, penyaluran TJSL tidak hanya fokus pada bakti sosial kepada masyarakat di wilayah sekitar pelabuhan saja. Pelindo Lembar juga ingin berkontribusi dalam perawatan ekosistem alam akibat perubahan iklim yang telah berlangsung secara masif, seperti abrasi yang kian mengancam wilayah pesisir pantai.

Bantuan bibit mangrove sangat dibutuhkan untuk menjaga ekosistem alam sekaligus mencegah abrasi. Serta untuk pengembangan pariwisata di lokasi yang nantinya dipilih oleh pihak kecamatan setempat.

Namun, saat ini Pelindo masih menunggu persyaratan rancangan teknis (Rantek) yang harus dipenuhi pihak terkait seperti kecamatan atau desa. Diharapkan, pihak kecamatan maupun desa bisa segera memproses Rantek tersebut agar segera terbit.

”Kita sangat berkomitmen terhadap masa depan lingkungan. Jadi lingkungan bukan saja soal isu nasional, tetapi juga internasional,” paparnya.

Wahyu berharap, bantuan penanaman mangrove itu nantinya bisa menjadi langkah antisipasi untuk menghalau perubahan iklim yang bisa saja berdampak terhadap kehidupan pesisir Lembar. Pelindo Lembar juga bersinergi dengan KSOP untuk rutin melakukan pembersihan sampah di laut di setiap momentum Hari Laut Sedunia.

Sementara itu, Camat Lembar Agus Sutrisman mengakui Pelindo memang rutin memberikan CSR di wilayahnya. Diantaranya untuk pendidikan, kesehatan, infrastrutur dan pemberdayaan. Pemberian CSR tersebut pun akan terus bergulir dan yang memperolehnya pun terus bergiliran. Komunikasi antara pihaknya dengan Pelindo terjalin cukup baik, begitu pun dengan masyarakat sekitar.

”Harapan kita ini tetap terjalin dengan baik, tidak terputus sampai di sini. Tetapi selalu berkelanjutan,” katanya. (nur/r10)

Editor : Kimda Farida
#pelindo cabang lembar