Direktur Utama PT Tripat Eko Esti Santoso mengatakan, pihaknya menargetkan peningkatan pendapatan di tiga core bisnis itu. Dia mengakui, selama ini pendapatan dari tiga sektor tersebut masih sangat minim. Padahal itu memiliki potensi menambah penghasilan.
Untuk kepentingan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), PT Tripat sedang melakukan penataan. Baik di Taman Narmada, Taman Suranadi, maupun LCC. Termasuk juga penataan di internal perusahaan. "Menata ulang serta memperbaiki sistem administrasi serta manajemen perusahaan," ujar Eko.
Selain itu, masih ada beberapa target bisnis yang coba dilirik PT. Tripat Lobar. Seperti menghidupkan kembali core bisnis Alat Tulis Kantor (ATK) dan air minum isi ulang. "Untuk ATK kita masih perbaiki legalitas dulu, setelah selesai itu, bisnis lain kita rambah,” tandas Eko.
Ketua Komisi II DPRD Lobar Abubakar Abdullah menambahkan, pihaknya telah bertemu dengan pimpinan perusda dan BUMD. Melalui pertemuan itu, DPRD menekankan agar semua perusahaan daerah berpacu meningkatkan penghasilan.
"Pembahasan utamanya adalah, komitmen masing-masing BUMD dan perusda dalam upaya meningkatkan PAD," kata politisi asal Kecamatan Sekotong itu.
Dalam kesempatan itu, ada juga perusda dan BUMN yang meminta suntikan dana atau tambahan modal untuk pengembangan usahanya. Terkait hal itu, dewan punya kewenangan memberikan rekomendasi ke Pemkab Lobar.
"Tapi dilihat dulu seperti apa kemudian treatment daerah agar BUMD atau perusda kita ini sehat dan kuat, sehingga mampu memberi kontribusi PAD bagi daerah," tutup Abubakar. (bib/r3)
Editor : Redaksi Lombok Post