LombokPost-Lima jabatan eselon II di Lingkungan Pemkab Lombok Barat (Lobar) akan mengalami kekosongan di akhir tahun nanti. Dua di antaranya bahkan sudah lowong sejak Agustus lalu. Yaitu jabatan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) serta salah Satu Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan.
Kemudian di penghujung tahun nanti, ada tiga pejabat eselon II yang juga memasuki usia pensiun. Masing-masing Kepala Dinas PUTR, Asisten II Setda, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).
Untuk pengisian jabatan tersebut, dilakukan assessment untuk mengikuti seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Saat ini, tim pansel telah menyerahkan tiga besar untuk masing-masing lima jabatan itu.
Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan SDM (BKD-PSDM) Lobar telah mengumumkan tiga besar di masing-masing posisi tersebut. Jabatan Kepala Dinas PUTR yang masuk tiga besar adalah Lalu Winengan, Syahrudin, dan Lalu Ratnawi.
Lalu Winengan dan Syahrudin saat ini pejabat eselon II. Winengan menjadi Kepala Dinas Pertanian (Disperta), sedangkan Syahrudin merupakan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kemudian Lalu Ratnawi Sekretaris Disperta.
Tiga besar jabatan Asisten II ada nama Fathurrahman, Ahmad Ketut Sandiasa dan Lalu Najamudin. Kemudian tiga besar Kepala Bapenda yaitu Haerudin, Muhammad Adnan dan Rosdiana. Berikutnya, jabatan Kepala akan diperebutkan Erni Suryana, Maksum dan Muhammad Busyairi.
Sementara jabatan staf ahli bidang Ekonomi Pembangunan, yang masuk tiga besar yaitu Arief Nurahadi, I Nyoman Sugiartha, dan Suherman. "Sudah saya terima tiga besar hasil tim pansel," kata Plt Bupati Lobar Hj. Sumiatun.
Selanjutnya, pemerintah daerah akan konsultasi ke Komisi ASN terkait hasil pansel itu. Dia mengaku, memiliki hak prerogatif untuk memilih nama yang akan menduduki beberapa jabatan. Tetapi dia akan meminta masukan dari berbagai pihak. "Agar saya mendapatkan orang yang tepat menduduki jabatan," ujarnya. (bib/r3)
Editor : Marthadi