Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dinas Pariwisata Lombok Barat Dorong Desa Kembangkan Potensi Wisata

Galih Mega Putra S • Kamis, 9 November 2023 | 15:30 WIB
Salah satu desa wisata di Lobar. Pemkab meminta agar desa mengembangkan potensi wisatanya.(HABIBUL ADNAN/LOMBOK POST)
Salah satu desa wisata di Lobar. Pemkab meminta agar desa mengembangkan potensi wisatanya.(HABIBUL ADNAN/LOMBOK POST)

LombokPost-Pemerintah daerah meminta semua desa yang ada di Lombok Barat (Lobar) untuk memaksimalkan setiap potensi yang dimilikinya untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata.

Sebab, sejauh ini, banyak desa yang punya potensi wisata, tetapi dibiarkan begitu saja.

Kepala Dinas Pariwisata Lobar Fajar Taufik mengatakan, pemerintah daerah siap membantu desa yang ingin mengembangkan potensinya.

"Kita akan melakukan pendampingan kepada desa yang punya potensi wisatanya, kita dorong untuk mengembangkan," ujarnya.

Sebagai langkah awal pengembangan itu, desa membuat perencanaan terlebih dahulu. Baru pemerintah akan memberikan pendampingan.

Dalam hal pendampingan ini, pemerintah bisa bekerjasama dengan perguruan tinggi atau asosiasi.

Dia menambahkan, dalam hal pengembangan ini, perlu ada kesepakatan bersama dengan masyarakat.

Sebab, bagiamanapun juga, tidak ada artinya sebuah potensi, tanpa ada dukungan dari warganya.

"Masyarakat mau nggak desanya dikembangkan jadi desa wisata," ujarnya.

Saat ini, terang Fajar, Lobar memiliki 60 desa wisata yang tersebar di beberapa desa.

Dari jumlah tersebut, ada yang baru mulai dikembangkan, dan ada juga yang sudah memperoleh penghasilan bagi desa.

Fajar mengatakan, desa wisata yang baru memulai dikategorikan sebagai rintisan.

Sedangkan yang sudah memberikan dampak positif bagi kemajuan desa karena telah menghasilkan pemasukan, dikategorikan sebagai wisata desa berkembang.

Dia mengaku, ada 31 desa wisata rintisan. Sedangkan kategori berkembang sebanyak 29.

Dia mengatakan, wisata desa rintisan ini terus didorong agar naik kelas menjadi berkembang.

"Ini terus kita dampingi," jelasnya.

Wisata desa rintisan masih berpotensi terus bertambah.

Sebab, masih ada beberapa desa yang punya potensi yang layak dikembangkan menjadi destinasi wisata.

"Harapannya, itu dikelola, dan dijadikan obyek wisata desa," kata Fajar.

Sementara untuk wisata desa kategori berkembang, terdapat di beberapa kecamatan.

Fajar mencontohkan dengan wisata Lembar Selatan, Kecamatan Lembar.

Objek ini masuk Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun ini.

Kemudian ada juga wisata desa Sedau dan Buwun Sejati, Kecamatan Narmada.

Pemerintah akan terus bekerja maksimal dalam mendorong desa wisata rintisan menjadi berkembang.

Sehingga tahun depan, semakin banyak wisata desa di Lobar yang menjadi tujuan wisatawan. (bib/r3)

Editor : Marthadi
#Giri Menang #Lobar #Tanjung