LombokPost-Jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat (Lobar) memfokuskan pengamanan di tiga tempat. Ketiga pos pengamanan tersebut disebar di pintu masuk Pulau Lombok dan lokasi wisata.
“Untuk titik prioritas ada tiga,” kata Kapolres Lobar AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi.
Adapun tiga titik pos pengamanan yang dibentuk Polres Lobar ada di Pelabuhan Lembar. Pos pelayanan yang bersifat terpadu. Dengan gabungan dari pengamanan Pelindo, ASDP, dan lintas perusahaan terkait lainnya.
Kemudian pos pengamanan Giri Menang Square (GMS). Yang nantinya akan dibantu oleh TNI dan Dinas Perhubungan Lombok Barat (Lobar). Dan terakhir pengamanan di pos Batulayar.
“Kita akan tempatkan di depan Sasaku. Untuk mengcover daerah wisata di Senggigi,” jelasnya.
Untuk pengamanan tersebut Polres Lobar akan menerjunkan 138 personil dengan ploting masing-masing titik. Pengamanan akan rutin dilakukan untuk cipta kondisi jelang Nataru.
“Agar perayaan nataru dan hari libur kita dapat berjalan dengan aman,” ucapnya.
Pengamanan tempat ibadah juga hal yang dilakukan. Menurut data, untuk tempat ibadah Gereja tidak ada di wilayah Lobar. Namun ada pelaksanaan ibadah ummat Nasrani menggunakan fasilitas umum di hotel.
“Contohnya kemarin mereka menggunakan Hotel Aruna,” katanya.
Ia mengimbau agar selama perayaan Nataru masyarakat tidak melakukan hal yang merugikan orang lain. Seperti pesta kembang api atau track-track an di jalan.
"Kami akan melaksanakan pengawasan dengan datang ke lokasi-lokasi rawan. Jika ada pengendara motor bandel misalnya kami langsung tindak," tegasnya.
Kesempatan yang sama, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Lobar Baiq Yeni Satriani Ekawati, mengatakan tidak adanya perayaan pesta kembang api dari Pemkab Lobar. Namun pihaknya akan terus melakukan patroli di titik tertentu pada jam rawan. “Kami akan terus standby,” kata Yeni. (chi/r3)
Editor : Redaksi Lombok Post