LombokPost-Salah satu kapal penyeberangan Lembar-Padang Bai terpaksa kembali ke Lembar setelah jalan pukul 16.00 Wita. Kapal ini pun tiba di Pelabuhan Lembar pukul 19.00 Wita, Rabu (13/3).
”Kapal sudah jalan sore, tapi di tengah jalan ombak tinggi sekali,” kata seorang penumpang bernama Trisna yang berangkat bersama suami dan dua anaknya untuk ke Bali.
Ombak itu semakin terasa kuat saat kapal terus menerjang ombak yang ada. Ia pun tak kuasa menangis selama berada di kapal tersebut karena ombak begitu kuat membuat goyangan dan hentakan di kapal.
Ia bersama keluarga di atas kapal itu berasa antara ada tiada selama berada di tengah laut tersebut.
”Saya hanya bisa berdoa bersama keluarga selama kapal berusaha untuk kembali dan menerjang lagi ombak tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Ardite cukup waswas mendapatkan kabar sang adik berada di dalam kapal dengan gelombang laut yang tinggi.
Ia dan keluarganya deg-degan mengetahui adik perempuannya berada di kapal tengah gelombang yang tinggi.
Ardite pun meminta anaknya untuk menjemput Trisna dan keluarganya ke Lembar dan membawa mereka pulang, tetapi sang adik tidak ingin. Memilih diam di Pelabuhan Lembar karena infonya pagi hari akan diberangkatkan ke Bali.
”Adik saya tidak mau pulang karena tidak ngejar waktu balik ke Lembar kalau pulang ke Tanjung (Lombo Utara),” kata dia. (nur)
Editor : Marthadi