LombokPost-Akan ada beach club dan resort baru di kawasan Pantai Senggigi. Bupati Lombok Barat (Lobar) Hj. Sumiatun mengaku, perusahaan yang tertarik berinvestasi tersebut sudah mendatanginya, dan mereka menyampaikan keinginan untuk menanam modal di Lobar.
Sumiatun mengatakan, pemerintah sangat mendukung investor yang ingin membuka usaha di Lobar. Sepanjang itu bisa memberikan manfaat dan kontribusi bagi daerah dan masyarakat Lobar. ”Terutama jika bisa membuka peluang kerja bagi masyarakat,” ujarnya.
Bila perlu, tidak hanya di Senggigi. Tetapi juga berinvestasi di tempat lain. Sumiatun menawarkan di Kecamatan Sekotong. Menurutnya, keindahan alam di bagian selatan Lobar juga tidak kalah menarik. ”Tidak kalah indahnya dengan wilayah bagian utara Lobar,” imbuhnya.
Saat ini, jelas bupati perempuan pertama di Lobar itu, Sekotong saat ini sangat mudah diakses karena telah didukung infrastruktur dan budaya yang memadai. Sehingga sangat menjamin kebutuhan para investor untuk menarik minat para wisatawan.
”Kalo bisa suatu saat Sekotong juga bisa tersentuh oleh para investor karena wilayahnya cukup potensial,” terangnya.
Bayu selaku Direktur Operasional PT. Said Group menambahkan, perusahaan merupakan konglomerasi yang bergerak di bidang perhotelan di Indonesia. Dia mengaku, juga membenarkan kalau pihaknya telah bertemu dengan Bupati Lobar Hj Sumiatun. ”Kita meminta dukungan terkait rencana mendirikan sebuah tempat hiburan yaitu berupa Beach Club di tepi pantai senggigi,” katanya.
Lokasi pembangunannya tidak jauh dari Hotel Alberto dengan menempati luas lahan sekitar 1.000 meter persegi. Sementara resort akan dibangun di atas perbukitan. Dia yakin, investasi itu akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Lobar.
Saat ditanya alasan memilih Senggigi sebagai tempat berinvestasi, Bayu mengatakan, tempat wisata yang ada di Kecamatan Batulayar ini sudah memiliki nama besar. Ini akan mempercepat usahanya berkembang pesat. ”Karena memiliki potensi pariwisata yang dikenal di kalangan para investor dan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara,” pungkasnya. (bib/r11)
Editor : Akbar Sirinawa