LombokPost-Pergerakan dari Pelabuhan Lembar menuju Pelabuhan Padangbai, Bali pada hari pertama, kedua, dan ketiga pascalebaran menunjukkan peningkatan, baik penumpang maupun kendaraan bermotor.
Meski demikian, jumlah pergerakan arus balik belum sepenuhnya kembali jika dibandingkan dengan arus mudik sebelum lebaran.
”Belum balik semua,” kata GM PT ASDP Indonesia Ferry Lembar Agus Djoko Triyanto.
Agus menjelaskan, dari H-10 sampai H-1 lebaran sudah ada sekitar 33 ribu orang yang bepergian dari Padangbai menuju Lembar.
Sementara untuk Lembar menuju Padangbai pada arus mudik sekitar 17 ribu orang.
”Logikanya ini belum total semua kembali,” terangnya.
Namun dijelaskannya, untuk karakteristik arus balik tentu berbeda dengan arus mudik.
Kalau arus mudik, waktunya akan serentak atau bersamaan.
Sedangkan arus balik itu terpecah atau terdistribusi.
”Mungkin untuk ASN dan swasta harus balik karena sudah mulai kerja, atau ada yang menunda dulu. Ada juga masyarakat yang lebih afdhal agar ikut lebaran ketupat dulu,” jelasnya.
Berdasarkan hal tersebut masih diprediksi akan ada arus balik sampai dengan lebaran topat atau H+7.
Namun tidak dengan jumlah tinggi, dengan angka di atas reguler hari biasa tetapi dibawah puncak angka mudik.
Diperkirakan hanya 2-3 ribuan orang perhari.
”Semoga saat lebaran topat semua arus balik ini sudah selesai ya. Baik yang kita pindahkan atau yang diangkut di lebaran tahun ini,” tuturnya.
Untuk penumpang, angka tertinggi arus balik hingga saat ini pada hari ketiga pascalebaran atau Minggu (14/4) lalu.
Dengan angka penumpang sebesar 3.500 orang. Jumlah tersebut lebih banyak dari hari-hari sebelumnya.
”Kemungkinan sama dengan H+3 kemarin. Cukup banyak masyarakat yang bergerak, belum ke tahap padat,” cetusnya.
Menurut data secara kumulatif, sampai 14 April lalu sudah ada 9 ribuan orang yang dipindahkan dari Lembar ke Padangbai.
Sedangkan dari Padangbai menuju Lembar ada di angka 5 ribuan orang.
Terkait dengan armada telah disiapkan sebanyak 20 unit kapal.
Saat kondisi normal atau tidak ada kepadatan, 13 kapal dioperasikan. Kemudian saat agak padat 16 kapal dikerahkan.
Sedangkan saat sangat padat, akan dikerahkan 20 kapal.
Sejauh ini, ASDP hanya mengerahkan 13 kapal yang dinilai masih cukup untuk mengakomodir penumpang pada lebaran tahun ini.
”Tidak terlalu padat lah,” ucapnya.
Begitu juga dengan pergerakan kendaraan selama arus balik lebaran mengalami peningkatan.
Paling tinggi ada di hari ketiga pascalebaran dari Lembar menuju Padangbai.
Dengan jumlah 1.305 kendaraan. Sementara dua hari pascalebaran sebanyak 1.241 kendaraan. (chi/r12)
Editor : Kimda Farida