Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Miliki Bobot 1,57 Ton, Sapi Peternak Lobar Terpilih jadi Banpres Jokowi

Sanchia Vaneka • Rabu, 12 Juni 2024 | 16:20 WIB
HEWAN KURBAN: Kondisi sapi yang ada di salah satu kandang di wilayah Gerung, Lombok Barat terpantau baik.(CHIA/LOMBOK POST)
HEWAN KURBAN: Kondisi sapi yang ada di salah satu kandang di wilayah Gerung, Lombok Barat terpantau baik.(CHIA/LOMBOK POST)

LombokPost-Presiden RI Joko Widodo memberikan sapi bantuan kemasyarakatan presiden (banpres) seberat 1,57 ton.

”Sapi ini berusia 3,5 tahun dan lulus seleksi menjadi sapi urutan pertama dengan kualitas bagus di NTB,” kata pemilik ternak sapi di Gerung Atang Setianoro, Rabu (11/6). 

Atang menjelaskan sapi ternak miliknya dengan jenis brahmana sudah didaftarkan dari bulan ramadan lalu.

Kemudian dilakukan pemeriksaan sejak dua minggu lalu oleh Dirjen Peternakan RI, dan Dinas Peternakan NTB.

Sepekan kemudian dinyatakan lulus seleksi dari banyaknya pesaing sapi se-NTB.

 ”Kelayakan dan vaksinasi sudah diperiksa pihak kabupaten,” katanya.

Menurut Atang, harga sapi tersebut ditaksir Rp 100 juta lebih.

Rencananya hari ini pihak sekretariat presiden akan datang untuk mengecek kesehatan, kelayakan dan rencana mekanisme pemotongan dan pengiriman. 

”Rencana akan disumbangkan di Masjid Ubung Lombok Tengah,” sebutnya. 

Ini menjadi kali pertama, sapi miliknya terpilih menjadi sapi banpres.

Atang mengatakan, bibit sapi brahmana tersebut diambil dari Gangga, Lombok Utara dengan bobot awal 800 kilogram delapan bulan lalu.

”Alhamdulillah senang, bisa terpilih. Jadi untuk merawat sapi dengan bobot besar seperti ini tidak perlu khawatir kalau ada hal hal seperti ini,” ucapnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Lobar Damayanti Widyaningrum secara bertahap melakukan pemeriksaan hewan kurban jelang Idul Adha.

Mulai dari wilayah utara dan tengah.

”Jadi sapi dan kambing yang diperiksa tim kami sudah dalam kondisi sehat dan layak untuk kurban,” kata Damayanti.

Damayanti menjelaskan kondisi layak kurban tersebut diperoleh setelah diberikannya vaksin kepada seluruh kambing dan sapi.

Sejauh ini, sapi dan kambing yang sudah divaksin sebesar 90 persen.

Pemberian vaksin tetap dilakukan jelang Idul Adha ini. Dengan ketersediaan vaksin yang mencukupi untuk seluruh hewan ternak. 

”Vaksinasi tetap akan berjalan. Tapi saat ini baru 90 persen aja,” terangnya.

Menurut Damayanti, status Lobar saat ini sudah zero kasus untuk penyakit mulut dan kuku (PMK).

Sedangkan populasi ternak sapi yang ada di Lobar mencapai kurang lebih 88 ribu ekor lebih.

Sementara ternak kambing sudah mencapai 44 ribu ekor lebih.

”Untuk Idul Adha ini sapi dan kambing kita aman tercukupi. Paling lebih sedikit dari tahun lalu,” tuturnya.

Lebih lanjut, Damayanti mengatakan pihaknya juga sudah memeriksa kondisi sapi bantuan Presiden RI Joko Widodo.

Terkait dengan pembagian daging kurban dari sapi bantuan RI I ini disebutnya ditentukan pemerintah pusat melalui rekomendasi dari pihak provinsi.

 ”Nanti itu tergantung presiden mau dibagikan kemana. Saya berharapnya masyarakat Lobar juga dapat,” tandasnya. (chi/r12) 

Editor : Kimda Farida
#kurban #sapi #Jokowi