LombokPost-Pekan imunisasi nasional (PIN) polio di wilayah Lombok Barat (Lobar) mulai dilakukan pekan ini.
Ini menjadi program dari Kementerian Kesehatan RI untuk tahap kedua.
”Ada 118 ribuan anak target kita,” kata Kepala Dikes Lobar Arief Suryawirawan.
Arief menjelaskan PIN Polio akan digelar dalam dua putaran. Dengan target 118 ribu anak yang akan divaksin di 20 puskesmas.
Sasaran PIN Polio adalah anak usia 0-7 tahun. Selain itu nanti akan dilakukan vaksinasi di sekolah-sekolah.
Anak-anak yang sudah divaksin akan diberi tinta sebagai penanda.
”Jadi walaupun anak dari Mataram atau daerah lain, kalau sekolahnya di Lombok Barat akan kita imunisasi. Untuk yang umur 7 tahun mungkin banyaknya ke sekolah,” terangnya.
Menurut Arief, program PIN Polio ini digelar untuk mengatasi adanya KLB Polio di sejumlah wilayah di Indonesia.
Dari data Kemenkes RI, sebanyak 32 provinsi dan 399 kabupaten/kota di Indonesia masuk dalam kategori risiko tinggi polio.
Sedangkan untuk NTB khususnya Lobar hingga saat ini tidak ada kasus polio.
Lebih lanjut, Arief berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan PIN polio. Karena ini dilakukan untuk memperkuat imunitas serta kekebalan tubuh. Dimana polio adalah salah satu penyakit yang menyerang sistem saraf dalam tubuh yang menyebabkan kelumpuhan.
”Daya tahan tubuh lemah, efektivitas terganggu, harapan hidup juga kecil dan tidak produktif,” jelasnya.
Jelang PIN polio, Arief memastikan untuk cadangan vaksinasi sudah lengkap. Bahkan untuk pasca imunisasi polio sudah disiapkan tim Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI).
Tim ini akan menindaklanjuti apabila timbul gejala efek samping yang ditimbulkan.
”Gejala normalnya itu nanti demam. Karena ini imunisasi nya tetes, bukan suntik,” tandasnya. (chi/r12)
Editor : Kimda Farida