Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Terpeleset Karena Jalan Licin, Pengendara Motor di Merembu Labuapi Meninggal

Sanchia Vaneka • Kamis, 1 Agustus 2024 | 19:40 WIB
LAKA LANTAS: Korban kecelakaan lalu lintas dalam kondisi meninggal di Puskesmas Kediri, Selasa (30/7).  (IST/LOMBOK POST)
LAKA LANTAS: Korban kecelakaan lalu lintas dalam kondisi meninggal di Puskesmas Kediri, Selasa (30/7). (IST/LOMBOK POST)

LombokPost-Seorang pengendara motor Rina Purnama Sari meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.

Lakalantas yang diduga karena terpelest akibat jalanan yang licin terjadi di Dusun Karang Sembung, Desa Merembu, Labuapi.

”Kami mendapatkan laporan dari Polsek Kediri. Kejadiannya Selasa sekitar jam 5 sore,” ungkap Kasatlantas Polres Lobar Iptu Dina Rizkiana, Rabu (31/7).

Dina menjelaskan saat korban melintas di jalan tersebut, kondisi cuaca sedang hujan yang mengakibatkan jalanan yang dilalui licin. 

Setelah itu, ada mobil yang juga membentur korban. Benturan terjadi di sisi kanan.

”Dia sudah jatuh duluan. Terus keseret ke sebelah kanan jalan. Dari hasil olah TKP begitu kejadiannya. Bukan karena berlawanan tabrakan begitu,” katanya. 

Menurut Dina, setelah kejadian korban dibawa ke Puskesmas Kediri.

Tetapi saat ditemukan sudah meninggal dunia. 

Menurut hasil pemeriksaan, korban meninggal disebabkan benturan di organ vital bagian kepala dan juga hidung berdarah. 

Korban sudah dibawa keluarganya untuk dimakamkan.

”Dia jatuhnya ke depan, jadi kena jidatnya,” cetusnya. 

Lebih lanjut, Dina mengatakan korban mengendarai motor menggunakan kelengkapan berkendara dan helm.

Namun memang kondisi jalanan yang licin pada saat itu, ditambah lagi dengan gelapnya cuaca saat hujan. Serta jalanan yang sedikit menikung.

”Pengendara mobil tidak mengalami luka-luka. Sedangkan dua kendaraan itu kita amankan sementara,” tuturnya.

Polres Lobar akan membuat laporan dan berkoordinasi dengan Jasa Raharja. Kemudian dilakukan penyelidikan untuk membuktikan apakah ada kelalaian atau sebagainya dari dua pengendara. 

”Untuk saat ini kita bisa belum menentukan pelaku, atau ini korban sekaligus pelaku, itu masih belum. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk saat ini,” tandasnya. (chi/r12) 

Editor : Kimda Farida
#Kecelakaan