LombokPost-Teka-teki pendamping Nurhidayah pada pilkada Lobar 2024 akhirnya terkuak saat penyerahan B1KWK PPP di Hotel Grand Legi, Minggu (11/8).
Dalam kesempatan tersebut Nurhidayah didampingi Imam Kafali, politisi Golkar yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Lobar.
”Insyaallah, saya akan ditemani Pak Imam Kafali, “ kata bakal calon Bupati Lobar Nurhidayah.
Politisi asal Gunungsari ini menegaskan dirinya resmi berpasangan dengan Imam sebagai pasangan bakal calon kepala daerah Lobar.
”Iya sudah resmi berpasangan untuk maju pilkada dan ini kejutan untuk masyarakat,” jawabnya.
Nurhidayah mengaku dari semua nama yang diusulkan ke pusat untuk menjadi wakilnya, nama Imam Kafali yang kerap muncul dan disetujui oleh pusat.
Imam Kafali saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Lombok Barat dan kader partai Golkar.
”Dari beberapa kandidat wakil, yang paling menonjol Imam Kafali,” ungkapnya.
Menurut Nurhidayah, komunikasi dilakukan dengan banyak bakal calon untuk menjadi wakilnya, namun dari sekian banyak kandidat yang menjalin komunikasi, Imam Kafali yang paling unggul.
”Untuk B1KWK dari Demokrat, nanti setelah 17 Agustus. Kemudian diikuti parpol yang lainnya,” tegasnya.
Sementara itu, Imam Kafali mengatakan dirinya bersedia mendampingi Nurhidayah karena ini merupakan solusi bagi Lobar.
Terlebih keduanya sudah berkiprah lama untuk Lobar menjadi wakil rakyat selama 10 tahun.
”Ini solusi yang tepat untuk Lombok Barat. Kami memahami Lombok Barat tidak hanya sebagai pengamat, tetapi kami langsung terjun, pernah sebagai ketua, pernah menjadi wakil dan pernah menjadi anggota,” paparnya.
Menurut Imam, pengalaman yang sudah didapatkannya selama 10 tahun itu bisa menjadi modal untuk membangun membangun Lobar kedepan.
Mengenai posisinya sebagai kader Partai Golkar, Imam mengatakan Golkar belum mengeluarkan B1KWK untuk kadernya.
Meski, sebelumnya Golkar telah menugaskan Sumiatun maju dalam pilkada Lobar.
Namun Imam tidak bermaksud untuk melemahkan kader yang sudah ditugaskan partai.
”Sampai saat ini Golkar belum mengeluarkan keputusan, jadi sebagai kader kami juga ditugaskan untuk mencari solusi ketika partai mengalami sedikit kendala,” tandasnya. (chi/r12)
Editor : Kimda Farida