LombokPost - Partai Amanat Nasional (PAN) mengusung pasangan nomor 4 H. Lalu Ahmad Zaini - Hj. Nurul Adha (LazAdha) di Pilkada Lombok Barat.
PAN mengingatkan seluruh fungsionaris dan kader untuk tegak lurus dengan keputusan ini.
Kader yang diketahui tidak mendukung LazAdha kemudian terang-terangan mendukung paslon lain diminta dilaporkan ke DPD.
"Nanti DPD yang meneruskan laporan itu ke DPP. Kader itu dipastikan akan mendapat sanksi. Intinya sebagai kader partai tetap tegak lurus," ungkap fungsionaris DPD PAN Lombok Barat Munawir Haris.
Jika ada kader yang tidak tegak lurus, Munawir meminta agar dilaporkan ke ketua DPD PAN Lobar disertai bukti foto atau video.
Anggota DPRD Lobar ini berjanji DPP akan tindak kader yang tidak sejalan dengan garis kebijakan partai.
Pernyataan ini disampaikan Munawir menyusul informasi sejumlah kader yang juga pengurus partai yang terindikasi mendukung paslon lain.
Tidak itu saja, ada indikasi kader tersebut bergerak aktif memenangkan paslon lain.
Ke depan harus ada program nyata untuk menghidupkan kota agar tidak seperti saat ini.
Hj. Nurul Adha yang berpidato menambahkan bahwa ia percaya dengan track record LAZ dan itu penting sebagai pemimpin Lombok Barat.
Ketua PKS Lombok Barat ini mengatakan yakin mendampingi LAZ sehinga rela melepas jabatannya.
Jabatan terakhir Adha adalah anggota DPRD Lombok Barat hasil Pileg lalu.
” Saya yakin Pak LAZ mampu menutupi kebocoran anggaran di Lobar. Jika kebocoran bisa ditangani maka anggaran dan program ke desa akan semakin besar,” ungkapnya. (ton)
Editor : Kimda Farida