LombokPost-Warga Lombok Barat (Lobar) sudah menyalurkan hak pilih dalam pemungutan suara, kemarin (27/11). Sebanyak 522.134 daftar pemilih tetap (DPT) sudah menentukan pemimpin untuk bupati dan wakil bupati periode 2024-2029.
Penjabat Bupati Lobar Ilham memastikan proses pelaksanaan pilkada berjalan tertib. Hal ini sesuai dengan mandatori pemerintah pusat agar pelaksanaan pilkada berjalan dengan aman dan lancar. Baik untuk Pilbup Lobar maupun Pilgub NTB. Hal itu disampaikan saat memantau langsung pelaksanaan Pilkada di Lombok Barat, kemarin.
”Pemerintah daerah bersama Forkopimda berkomitmen untuk terus mengawal pilkada ini agar berjalan lancar dan aman,” kata Ilham.
Pihaknya turun bersama seluruh unsur Forkopimda. Seperti Kapolres Lobar, Dandim 1606 Mataram, Asisten I setda Lobar, Kadis Kominfo, Kaban Kesbangpol, Kasat Pol PP dan sejumlah pejabat yang tergabung dalam desk Pilkada 2024.
Dalam kunjungan itu, tim pemantau terbagi menjadi dua tim. Pertama, tim yang dipimpin langsung Pj Bupati Lobar. Mereka memantau pelaksanaan pilkada di kecamatan Gerung, Kediri, Kuripan, Lembar dan Sekotong.
Sementara tim kedua yang dipimpin Pj Sekda Lobar Fauzan Husniadi. Mereka memantau proses pemungutan suara di kecamatan Labuapi, Gunungsari, Batulayar, Lingsar dan Narmada. ”Kami optimistis pilkada berjalan lancar dan damai sehingga dapat menghasilkan pimpinan terbaik untuk lobar dan NTB,” tegasnya.
Disampaikan, pilkada adalah instrumen demokrasi dalam memilih pemimpin daerah. Karenanya ia berharap agar masyarakat dapat menggunakan hak suaranya dengan baik. Selain itu ia juga meminta semua pihak untuk tetap menjaga kondusifitas saat pilkada dan pasca pilkada. ”Perbedaan pilihan adalah hal yang biasa. Mari sikapi dengan bijak dan dewasa sehingga pilkada tetap aman dan kondusif,” tandasnya.
Pj Sekda Lobar Fauzan Husniadi memastikan masyarakat sangat antusias dalam menggunakan hak suaranya di masing masing TPS. Dia optimistis tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada 2024 ini semakin tinggi.
Sementara itu, hingga petang kemarin belum bisa dipastikan siapa pemenang dalam pemilihan tersebut. Tapi berdasarkan hasil tabulasi sementara yang dihimpun lembaga survei Puspoll menunjukkan persidangan ketat antara suara tim paslon nomor 3 Sumiatun-Ibnu Salim (Manis) dengan paslon nomor 4 Lalu Ahmad Zaini-Nurul Adha (Lazada) bersaing ketat.
Pasangan Manis mendapatkan 27,38 persen sedangkan pasangan Lazada 27,34 persen.
Adapun pasangan nomor urut 1 Nauvar Furqony Farinduan-Khairatun (Rintun) memperoleh 23,47 persen dan pasangan nomor 2 Nurhidayah-Imam Kafali meraih 21,81 persen. Namun data itu masih bersifat sementara. Sabab masih menghimpun 200 TPS dari total 991 TPS se-Lobar. ”Sampai sekarang kami masih lakukan tabulasi. Ini masih terlalu dini,” ujar pengurus Puspoll yang tidak mau disebut namanya.
Komisioner KPU Lobar Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Abdul Aziz Fatriyawan mengaku tidak ingin menyikapi hasil sementara lembaga survei itu. Dikatakan, pihaknya akan berpatokan pada hasil real count berdasarkan hasil rekapitulasi berjenjang. ”Kami tidak berpedoman pada quick count. Silakan saja itu ranahnya lembaga survei,” ujar Wawan, sapaan karibnya.
KPU akan segara melakukan rekapitulasi berjenjang. Setelah penghitungan di tingkat TPS akan dibawa ke desa, kecamatan hingga jenjang kabupaten. ”Untuk kepastiannya kami tetap menunggu hasil real count,” tandasnya. (mar/r12)
Editor : Pujo Nugroho