Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lobar Target Tekan Angka Stunting Delapan Persen hingga Akhir Tahun

Umar Wirahadi • Jumat, 6 Desember 2024 | 13:30 WIB

 

CEGAH STUNTING: Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Lobar Erni Zuhara Ilham (kanan) dampingi Kadis Kominfotik Ahad Legiarto (dua dari kanan) membagikan telur dan susu sachet ke warga di Desa Kebon Ayu.
CEGAH STUNTING: Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Lobar Erni Zuhara Ilham (kanan) dampingi Kadis Kominfotik Ahad Legiarto (dua dari kanan) membagikan telur dan susu sachet ke warga di Desa Kebon Ayu.
 

LombokPost-Pemkab Lobar berkomitmen untuk terus menurunkan angka stunting.

Saat ini jumlah stunting di Lobar sudah berhasil turun menjadi satu digit.

Persisnya 9,9 persen. Jumlah itu akan terus ditekan sampai 8 persen.

Itu menjadi target strategis Pemkab Lobar di bidang kesehatan.

”Tentu ini membutuhkan semangat kolaborasi dan kebersamaan serta kerja keras berbagai pihak sehingga angka stunting bisa terus diturunkan,” kata Pj Bupati Lobar Ilham, saat melepas distribusi bantuan telur dan susu di kantor Pemkab Lobar, Kamis (5/12).

Ilham menjelaskan pemkab menyalurkan 128.200 butir telur dan 34.416 susu khusus penambah gizi kepada balita stunting dan berpotensi stunting. Bantuan itu disebar ke 37 desa.

Kegiatan bhakti stunting ini memperlihatkan langkah sigap dan cepat Lobar dalam menurunkan angka stunting.

”Kami targetkan sampai akhir tahun ini menjadi 8 persen,” tegas Ilham.

Distribusi telur dan susu sachet dilakukan di antaranya dilakukan ke Desa Kebon Ayu dan Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Kegiatan itu dipimpin Ketua TP PKK Lobar Erni Zuhara Ilham.

Hadir juga Kadis Kominfotik Ahad Legiarto, serta Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Ramdhan Harianto.

”Ini bentuk langkah konkret pemerintah daerah dalam menurunkan stunting,” paparnya.

Dia bilang, kegiatan bhakti stunting itu bentuk perhatian khusus kepada balita yang membutuhkan asupan protein tambahan.

Sebab stunting merupakan ganguan pada tumbuh kembang anak yang menyebabkan pertumbuhan anak tidak sesuai dengan usianya.

”Ini asupan makanan sehat dan bergizi tinggi untuk anak-anak,” tuturnya.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Wina Frida menambahkan para balita stunting dan berpotensi stunting akan diberikan bantuan berupa 2 tray atau 60 butir telur per anak.

Itu akan diberikan secara konsisten selama sebulan.

”Ini upaya dan langkah konkrit dalam mencapai target zero stunting di Lobar,” tandasnya. (mar/r12)

Editor : Kimda Farida
#diturunkan #Lobar #Targetkan #Menurunkan #pemerintah #Zero #daerah #PKK #Stunting