LombokPost-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI akan membangun pelabuhan di Gili Gede.
Lokasinya di pinggir pantai yang terletak di Dusun Labuan Cenik, Desa Gili Gede Indah.
Pembangunan infrastruktur itu diharapkan semakin mengembangkan potensi Gili Gede di bidang pariwisata dan perikanan.
”Kementrian KKP sudah sudah tiga kali melakukan survei. Syukur sekarang sudah ada lampu hijau pembangunan pelabuhan ini,” kata Kepala Desa Gili Gede Indah Awaludin, Kamis (26/12).
Disampaikan, bentuk pelabuhan berupa dermaga apung.
Tapi tetap menggunakan tiang pancang bawah laut. Sehingga dermaga lebih kuat dan elastis.
Khususnya saat disandari kapal fast boat berukuran besar yang mengangkut wisatawan asing dan domestik.
”Informasinya pembangunan sudah mulai dilakukan tahun depan,” ujarnya.
Dengan adanya pelabuhan yang memadai, bukan tidak mungkin pengelola fast boat akan menarik wisatawan dari Bali untuk berkunjung ke Gili Gede.
Sebab jarak tempuh dari Nusa Penida, Bali ke Gili Gede hanya 45 menit via fast boat.
”Kunjungan ke Nusa Penida Bali itu mencapai 10-15 ribu per hari. Dengan adanya pelabuhan ini bisa menarik minat wisatawan ke Gili Gede,” paparnya.
Wakil Ketua Komisi DPRD Lobar yang juga warga asli Gili Gede Abu Bakar Abdullah menyambut positif rencana itu.
Dikatakan, keberadaan pelabuhan bakal semakin menarik minat investor untuk berinvestasi di Gili Gede.
Lima tahun terakhir ini banyak sekali wisatawan dan investor asing yang ingin berinvestasi dan berwisata ke Gili Gede.
”Kami yakin pelabuhan baru yang dibangun KKP ini akan menambah ramai Gili Gede,” tuturnya.
Abu menjelaskan masyarakat Gili Gede dan warga Lobar pada umumnya sudah lama perjuangkan keberadaan pelabuhan yang memadai.
Itu untuk menjawab aksesibilitas dan konektivitas pariwisata Bali-Lombok melalui jalur Lombok Barat bagian selatan.
”Gili Gede ini sudah lama punya masterplan pembangunan pariwisata. Ini yang membedakan Gili Gede dengan gili-gili di wilayah utara,” tandasnya. (mar/r12)
Editor : Kimda Farida