Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Eko Esti Santoso Direktur PT Tripat Sekaligus Pelatih Renang Lisensi A, Rebranding Taman Narmada Jadi Wisata Edukasi dan Sport Tourism

Umar Wirahadi • Senin, 30 Desember 2024 | 12:29 WIB

 

DIREKTUR DAN PELATIH: Direktur PT Tripat sekaligus pelatih renang Eko Esti Santoso saat ditemui di kolam renang Taman Narmada, Jumat lalu (27/12).
DIREKTUR DAN PELATIH: Direktur PT Tripat sekaligus pelatih renang Eko Esti Santoso saat ditemui di kolam renang Taman Narmada, Jumat lalu (27/12).
 

Eko Esti Santoso punya kesibukan ganda. Sebagai direktur BUMD PT Tripat, dia harus bekerja ekstra mengembangkan perusahaan daerah agar makin besar dan mampu menyumbang pendapatan daerah. Sebagai pelatih renang, Eko membina atlet-atlet renang Lombok Barat agar terus mendulang medali emas.

Giri Menang

Pria bertubuh atletis itu masih kuat melahap lintasan kolam renang sepanjang 50 meter itu. Dia berenang dengan berbagai gaya. Di antaranya renang gaya bebas, gaya dada, gaya punggung dan gaya kupu-kupu.

Setiap gaya diperagakan dengan sempurna. Mulai start sampai finish. Praktis tidak terlihat raut kelelahan setiap kali selesai berenang. ”Sampai sekarang saya masih tetap latihan. Saya selalu berenang di sini,” kata Eko Esti Santoso saat ditemui di kolam renang Taman Narmada, Jumat pekan lalu (27/12).

Menurut Eko, air di kolam renang Taman Narmada sangat cocok untuk para atlet. Airnya alami dari mata air murni tanpa dicampur bahan pengawet berupa kaporit. Untuk menjaga kesehatan air, pengelola juga rutin mengganti air kolam renang seminggu sekali. Sehingga air tetap segar dan alami. ”Jadi kolam ini sangat cocok buat atlet renang,” tuturnya.

Eko mampu melahap lintasan itu karena dia pelatih renang di bawah Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Lombok Barat. Sebagai pelatih pemegang lisensi A, Eko kerap melatih para atletnya di kolam renang Taman Narmada. Selain karena airnya, ukuran kolam renang itu juga sesuai dengan standar nasional. Yaitu panjang 50 meter dengan lebar sekitar 20 meter. Total ada delapan lintasan di kolam renang itu. ”Bisa dibilang ini kawah candradimuka olahraga renang,” ujarnya.

Eko Esti Santoso tercatat sebagai pelatih renang Lombok Barat sejak Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2018. Saat itu dia berhasil membawa anak asuhnya dengan menyumbang 9 emas di bidang renang. Pretasi itu menjadi sejarah baru Lobar dalam olahraga renang. Sebab sebelumnya olahraga renang tidak pernah menyumbang emas.

Torehannya makin gemilang pada Porprov NTB 2023. Dalam event itu, Eko berhasil menyumbang 10 emas. Terdiri dari 6 emas bidang renang dan 4 emas olahraga triathlon. ”Makanya saat itu pemkab beri penghargaan karena ini sejarah baru,” paparnya.

Ketertarikan Eko dalam olahraga renang terjadi saat masih remaja. Saat SMP, dia kerap mewakili sekolahnya untuk mengikuti lomba olahraga polo air di kampung halamannya di Kediri, Jawa Timur. Saat itulah dia mulai menggemari olahraga air itu.

Prestasinya dalam olahraga renang diteruskan oleh anaknya, Haris Raynor. Haris yang saat ini kuliah di jurusan kedokteran Universitas Islam Al Azhar Mataram adalah atlet renang Lobar. Tidak hanya sebagai pelatih renang. Pria kelahiran 21 April 1976 itu juga berstatus sebagai Direktur PT Tripat. Salah satu BUMD Pemkab Lombok Barat (Lobar) yang membawahkan divisi Taman Narmada dan Hotel Suranadi.

Sebagai direktur, dia bertekad ingin membenahi taman Narmada dan Hotel Suranadi. Dia pun mengusung konsep rebranding. Yaitu semangatnya ingin mengembalikan tempat wisata itu seperti sejarah masa lalu. Diketahui, Taman Narmada didirikan Raja Anak Agung Gde Ngurah Karang Asem tahun 1727. ”Saya ingin ini jadi pusat edukasi dan literasi sejarah,” cetusnya.

Karena di sana terdapat kolam renang standar nasional, dia pun ingin mewujudkan Taman Narmada sebagai sport tourism. Eko optimsitis, ide bisa diwujudkan jika didukung semua komponen. Khususnya bupati Lombok Barat. ”Sport tourism ini bisa direalisasikan karena Taman Narmada lokasinya strategis. Juga tidak jauh dari pusat kota,” tandasnya. (UMAR WIRAHADI/r12)

Editor : Pujo Nugroho
#Pendapatan #latihan #EMAS #atlet #BUMD #Lobar #Tripat #Narmada #Taman #daerah #medali