Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pembuka Tahun 2025, Enam Kapal Pesiar Bersandar di Gili Mas

Umar Wirahadi • Kamis, 2 Januari 2025 | 16:15 WIB

 

SURGA DUNIA: Kapal pesiar Noordam berlabuh di dermaga Pelabuhan Gili Mas, Lembar, 16 Desember 2024 lalu. Kapal ini mengangkut 1.887 wisatawan dari berbagai negara.
SURGA DUNIA: Kapal pesiar Noordam berlabuh di dermaga Pelabuhan Gili Mas, Lembar, 16 Desember 2024 lalu. Kapal ini mengangkut 1.887 wisatawan dari berbagai negara.
 

LombokPost-Pelabuhan Gili Mas, Lembar terus menjadi jujugan kapal pesiar mewah dari berbagai negara.

Selama Januari ini, misalnya, total ada enam kapal pesiar yang dijadwalkan bersandar di pelabuhan yang dikelola PT Pelindo itu. Setiap armada membawa 600-2.500 penumpang.

”Setiap perusahaan sudah konfirmasi jadwal kedatangan kapal,” kata Deputy Branch Manager Pelindo Lembar Roby Dwi Muharrom, Rabu (1/1).

Mengawali tahun baru 2025, kapal pesiar mewah bernama Celebrity Millennium bersandar di Gili Mas. Kapal itu mengangkut sedikitnya 2.300 penumpang.

Kapal itu akan bersandar kembali Jumat (3/1) setelah dari Pelabuhan Benoa, Bali.

Selanjutnya Cruise Regatta dijadwalkan bersandar 5 Januari.

Setelah itu Celebrity Millennium akan kembali berlabuh di Gili Mas pada 23 Januari.

Armada yang sama akan nyandar lagi setelah bertolak dari Pelabuhan Benoa, Bali pada 25 Januari.

Di akhir bulan, persisnya 27 Januari kapal pesiar Noordam akan berlabuh di Gili Mas.

Dengan kedatangan kapal pesiar, Lombok juga semakin dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Sejumlah destinasi wisata unggulan ramai jadi tujuan wisata para pelancong dari manca negara.

”Ini kesempatan emas bagi Lombok dan NTB pada umumnya untuk mengangkat potensi pariwisata. Karena setiap kapal pesiar mengangkut ribuan penumpang,” jelas Roby.

Di sisi lain, Kedatangan kapal pesiar yang mengangkut ribuan turis juga mampu memberi dampak positif bagi perekonomian lokal.

Para pelaku UMKM bisa memasarkan aneka produk lokal. Seperti tenun khas Lombok, aneka kerajinan tangan seperti tas rotan, mutiara hingga kaos Lombok.

”Kalau ada kapal pesiar anggota senang sekali. Kami bisa panen untung karena dibeli dengan dolar,” kata Ketua UMKM Kembang Gili Mas Khairun. 

Kelompok UMKM itu biasa mangkal di Pelabuhan Gili Mas. Total ada 19 UMKM yang tergabung.

Mereka sudah berjualan aneka asesoris sejak pelabuhan beroperasi 2019. Mereka hanya berjualan ketika kapal pesiar bersandar di Pelabuhan Gili Mas. (mar/r12)

Editor : Kimda Farida
#penumpang #bersandar #Gili Mas #cruise #Kapal Pesiar #Januari #pelindo #pelabuhan #Lembar