Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bangun Hotel dan Pusat Perbelanjaan, Lazadha Janji Jadikan Gerung Lebih "Menyala"

Umar Wirahadi • Senin, 6 Januari 2025 | 07:40 WIB

 

AKAN DIPERCANTIK: Kawasan bundaran Giri Menang Square (GSM) akan ditata menjadi ruang publik dan pusat keramaian di Lombok Barat.
AKAN DIPERCANTIK: Kawasan bundaran Giri Menang Square (GSM) akan ditata menjadi ruang publik dan pusat keramaian di Lombok Barat.

 

LombokPost–Pasangan bupati dan wakil bupati terpilih H Lalu Ahmad Zaini-Nurul Adha (Lazadha) mulai menyusun beberapa rencana program kerja. Salah satunya terkait penataan wajah Kota Gerung agar lebih berkembang lima tahun ke depan.

LAZ, sapaan Lalu Ahmad Zaini menilai kondisi Gerung sebagai ibu kota kabupaten Lobar kurang berkembang. Bahkan cenderung stagnan, baik dari sisi pembangunan maupun tata kota. Akibatnya wajah kota itu tidak jauh berbeda dengan desa.

"Saya sangat sedih melihat perkembangan Gerung. Sudah sekian tahun jadi ibu kota kabupaten tapi begini-begini saja. Wajahnya sama saja dengan desa," kata LAZ.

Di bawah kepemimpinannya bersama Nurul Adha, dia optimistis Kota Gerung lebih "menyala". Untuk mencapai tujuan itu, menurutnya harus dilakukan perencanaan yang matang dalam membangun Gerung.

Setelah dilantik dan resmi menjabat bupati nanti, LAZ akan mengundang ahli tata kota. Tujuannya mendesain arah pengembangan Kota Gerung ke depan. Termasuk akan membangun hotel serta pusat-pusat perbelanjaan untuk menghidupkan suasana kota.

"Yang jelas Kota Gerung harus tumbuh lebih baik lagi. Misalnya saya merencanakan dalam lima tahun ke depan harus ada hotel yang dibangun di Gerung. Karena nggak mungkin ibu kota tanpa hotel dan keramaian," tegasnya.

Ruas jalan perkotaan juga akan ditata. Dia merencanakan untuk membangun jalan besar dari depan kantor Bupati Lobar menuju by pass. Terkait lanjutan pembangunan Jalan Sopoq Angen dari depan kantor bupati menuju simpang tiga Samsat Lobar, sejauh ini masih dipertimbangkan. Apakah akan dilanjutkan atau tidak. Karena itu menyangkut dengan desain wajah perkotaan.

"Kalau kita mendesain suatu jalan harus dipikirkan perencanaan tata ruang kota supaya makin bagus," tegasnya. 

LAZ juga berjanji untuk menata lagi kawasan bundaran Giri Menang Square (GMS). Ikon Lombok Barat itu akan dipercantik. Sejumlah fasilitas akan ditambah. Seperti air mancur, lampu hias hingga penataan bagian taman. Sehingga suasana pada malam hari akan semakin hidup dan meriah.

 "Kita akan makin kuatkan lagi GSM sebagai ikon Lobar," paparnya.

Dalam konsepnya, pusat keramaian dan bisnis berada di bundaran GSM. Tapi pelaku UMKM juga tetap diberikan ruang untuk berjualan di sana. Hanya pemerintah akan menata supaya lebih rapi.

Saat ini cenderung tidak ditata dengan baik. Sehingga UMKM bermunculan di sana sini tanpa lokasi yang teratur.

"Di depan Dispendukcapil misalnya nanti ada ruang publik. Tempat kumpul masyarakat. Sehingga ekonomi tumbuh, ruang publik untuk masyarakat juga ada," tandas mantan Dirut PDAM Giri Menang itu.

Wakil bupati terpilih Nurul Adha menambahkan pihaknya siap bersinergi dengan berbagai pihak dalam membangun Lobar. Dia memastikan dalam kepemimpinan Lazadha tidak ada sekat. Setiap pihak diberi ruang untuk menyampaikan persoalan.

Saat ini, Lazadha juga mulai meminta masukan dari berbagai pihak. Mereka menggelar audiensi ke beberapa kalangan. Seperti kepala desa dan kalangan media massa. 

"Termasuk teman-teman media. Kalau ada kritik yang membangun silakan. Karena itu kami anggap sebagai evaluasi untuk membangun Lobar lebih baik lagi," papar Nurul. (mar/r13)

Editor : Redaksi Lombok Post
#wajah #bupati #kota #wakil bupati #kerja #pasangan #Penataan #program #Lazadha #Gerung #rencana