LombokPost-Wisata pemandian Sesaot diserbu ribuan pengunjung selama libur dan cuti bersama Sabtu (25/1) hingga Rabu (29/1). Setiap hari wisatawan memenuhi wisata air yang berada dalam satu kawasan itu.
Ketua pengelola wisata air Bawak Goak Sesaot Doni Suwandana Ade Putra mengatakan pengunjung yang masuk rata-rata sebanyak 800-1.000 orang per hari. Bahkan jumlah pengunjung tembus sampai 1.200 orang pada Minggu (26/1). ”Selama libur bersama ini diperkirakan sampai 4 ribu lebih yang datang,” kata Doni, Rabu (29/1).
Untuk memastikan keselamatan pengunjung, pengelola harus ekstra waspada melakukan pengawasan. Maklum, selama musim hujan ini aliran air sungai cukup deras. Selama beraktivitas, jangan sampai terjadi insiden di tempat wisata. Seperti pengunjung terseret arus sungai.
”Makanya kami sebar banyak petugas keamanan di setiap titik. Kami awasi betul aktivitas pengunjung. Khususnya anak-anak,” paparnya.
Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat (Lobar) Agus Gunawan meminta Pemerintah Desa Sesaot dan pengelola wisata air untuk memperhatikan kenyamanan dan keamanan pengunjung. Berbagai fasilitas pendukung harus diperhatikan. Seperti kamar mandi dan toilet, tempat sampah hingga akses jalan dan tangga yang biasa dilalui pengunjung. ”Misalnya kondisi jalan kalau musim hujan kan licin. Jadi harus diperbaiki,” kata Agus.
Menurutnya, pihak desa mampu melakukan pembenahan fasilitas di tempat wisata Sesaot. Sebab pendapatan dari retribusi tiket masuk dan parkir pengunjung cukup besar. Semua pendapatan masuk ke desa dan pengelola. ”Kami di dinas pariwisata tetap memberikan pembinaan dan pengawasan,” ujar Agus.
Selain itu, perekonomian UMKM di sekitar tempat wisata juga tumbuh pesat. Sedikitnya ada 35 stan yang berjejer di sepanjang sungai. Mereka berjualan makanan, minuman dan jajanan pasar. Saat musim liburan ini, omzet para pedagang melonjak. ”Alhamdulillah karena pengunjung padat, omzet bisa sampai Rp 1 juta per hari,” kata Rahmi salah seorang pedagang. (mar/r8)
Editor : Redaksi Lombok Post