LombokPost-Efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat berdampak langsung terhadap kekuatan fiskal Pemkab Lombok Barat (Lobar). Kondisi itu menjadi perhatian serius Bupati Lalu Ahmad Zaini dan Wakil Bupati (Wabup) Nurul Adha.
Setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto, pasangan Lazadha langsung tancap gas. Wabup Nurul Adha akan memimpin rapat koordinasi (rakor) dengan seluruh kepala OPD, Senin (24/2). Tujuannya untuk menggali informasi terkait kekuatan anggaran setiap OPD setelah terdampak efisiensi. ”Bidang mana saja yang terkena efisiensi, saya ingin menyerap informasi langsung dari kepala-kepala OPD,” kata Nurul.
Pihaknya memang sudah mendengar dampak efisiensi di Pemkab Lobar. Misalnya berkurangnya dana alokasi khusus (DAK) yang berdampak pada pengurangan anggaran pekerjaan fisik. Seperti pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan, jembatan, hingga perbaikan gedung sekolah.
Meski ada pengurangan dana transfer dari pemerintah, Nurul mengaku tetap optimistis. Bahwa sejumlah pekerjaan fisik akan tetap berjalan. ”Kita harus optimistis. Karena kami menargetkan ada peningkatan PAD,” jelas Nurul.
Menurutnya, Pemkab Lobar tidak boleh terlalu bergantung dengan transfer dana pusat atau APBN. Dia meminta jajarannya untuk lebih banyak fokus meningkatkan PAD. Banyak sumber PAD yang masih bisa digali. Mulai dari sektor pariwisata, pajak dan retribusi.
”Lebih baik kita fokus meningkatkan PAD. Kalau terjadi peningkatan pendapatan daerah, program kesejahteraan dari desa bisa terwujud,” papar mantan wakil ketua DPRD Lobar itu.
Sementara itu, setelah resmi menjabat wakil bupati Lobar, Nurul Adha langsung menempati rumah dinas (rumdin) atau yang dikenal dengan pendopo dua di Jalan Soekarno-Hatta, Gerung. Acara syukuran itu diisi dengan zikir dan doa bersama, sore kemarin.
Selain dihadiri para tokoh agama di Lobar, sejumlah tokoh politik, relawan, tim sukses dan pendukung pasangan Lazadha saat Pilkada 2024 lalu juga banyak yang hadir. Mereka larut dalam zikir dan doa bersama yang dipimpin langsung oleh TGH Muharrar Mahfudz, ayahanda Wabup Nurul Adha.
”Ini syukuran saja dengan mengundang para tuan guru dan masyarakat. Apalagi rumah dinas wakil bupati ini sudah lama kosong,” tandasnya. (mar/r8)
Editor : Redaksi Lombok PostSumber : Lombok Post