LombokPost-Seorang buruh harian lepas, warga Desa Kuranji, Lombok Barat (Lobar), SA (37), kini mendekam dipenjara. Dia ditangkap Tim Puma Satreskrim Polres Lobar lantaran mencuri dua unit hanphone milik mahasiswa yang sedang berwisata ke Pantai Kuranji.
”Pelaku ini mencuri Handphone dan dompet milik pengunjung pantai yang sedang asyik bermain air. Dia tiba-tiba datang langsung mengambil barang-barang milik korban dan melarikan diri,” ungkap Kasatreskrim Polres Lombok Barat AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata, Selasa (4/3).
Kejadian pencurian terjadi Senin (24/2) sekitar pukul 14.30 Wita. Korban, seorang mahasiswa berusia 19 tahun asal Dusun Beremi, Desa Jagaraga, Kecamatan Kuripan bersama pacarnya sedang berwisata di Pantai Kuranji. Sebelum berenang, korban meletakkan barang-barang berharganya di pinggir pantai.
Saat itulah, SA memanfaatkan kesempatan membawa kabur handphone milik korban. Korban yang melihat kejadian tersebut sontak berteriak dan berusaha mengejar pelaku bersama warga sekitar. Namun, pelaku berhasil meloloskan diri.
Korban kemudian melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.
Berdasarkan keterangan korban, pelaku memiliki ciri-ciri fisik tinggi badan sekitar 165 centimeter, kulit putih, rambut pendek keriting, berkumis tipis, dan saat kejadian mengenakan baju berwarna biru dongker. Adapun barang-barang yang berhasil dicuri adlah Iphone warna putih, satu handphone, serta dompet warna hitam berisi KTP, STNK, dan uang tunai Rp 150 ribu.
Setelah menerima laporan, polisi kemudian melakukan penyelidikan. ”Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan hasil penyelidikan, kami mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku pencurian adalah SA. Pelaku saat itu berada di rumahnya di Desa Kuranji,” jelasnya.
Tim Reskrim Polres Lombok Barat kemudian bergerak cepat mendatangi rumah SA dan berhasil mengamankan pelaku. Setelah dilakukan interogasi awal, SA mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian di Pantai Kuranji. Pelaku kemudian diamankan ke Polres Lobar beserta sejumlah barang bukti.
Sayangnya, dua handphone hasil curian sudah tidak bisa ditemukan.
SA beralasan handphone Samsung Galaxy tersebut sudah hilang. Sementara Iphone yang dicurinya telah dibakar. ”Saya pikir itu HP biasa. Kalau HP biasa saya mau pakai. Tetapi setelah saya cek itu HP bagus dan saya tidak bisa gunakan, akhirnya saya bakar,” akunya.
Dia membantah telah menjual HP tersebut. Dia mengaku satu handphone jatuh saat dia berkendara menggunakan sepeda motor. Sementara Iphone yang telah dibakar kemudian dibuang ke sungai untuk menghilangkan barang bukti. ”Kalau uangnya saya pakai belanja,” tandasnya. (ton/r8)
Editor : Pujo Nugroho