Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Polsek Lembar Bubarkan Gangguan Kamtibmas

nur cahaya • Senin, 10 Maret 2025 | 13:13 WIB

 

DIANGKUT: Sejumlah kendaraan milik remaja yang terindikasi digunakan untuk balap liar diamankan Polsek Lembar saat melakukan razia di wilayah Lendang Jae, Desa Lembar.
DIANGKUT: Sejumlah kendaraan milik remaja yang terindikasi digunakan untuk balap liar diamankan Polsek Lembar saat melakukan razia di wilayah Lendang Jae, Desa Lembar.
 

 

 

LombokPost-Selama bulan ramadan, aksi balap lari dan balap motor liar di malam hari menjadi pemandangan yang nyaris terjadi di semua daerah. Tak terkecuali di wilayah hukum Polsek Lembar.

Kapolsek Lembar Ipda Joko Rudiantoro sepekan terakhir telah mengamankan enam motor remaja yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Motor ini terindikasi digunakan untuk balap liar. ”Ada enam yang kami amankan di Polsek. Kendaraan ini kami dapati saat razia di wilayah Lendang Jae, Desa Lembar,” ungkap Kapolsek Lembar, Minggu (9/3).

Kapolsek membeberkan di salah satu ruas Jalan Lendang Jae, dekat Batu Samban, terdapat jalanan yang tidak terlalu ramai arus lalu lintasnya. Saat malam hari, jalan inilah yang biasa digunakan sebagai tempat balap lari dan balap motor liar. Hal ini yang kemudian meresahkan warga karena dikhawatirkan bisa memicu gesekan atau perkelahian antar remaja yang bisa mengganggu kondusifitas daerah.

Saat razia, para remaja tersebut berlarian kocar-kacir melarikan diri. Namun ada beberapa motor yang berhasil diamankan dan pemiliknya juga ikut diangkut ke polsek. ”Mereka kami beri pembinaan di polsek. Setelah itu orang tuanya juga ikut kami panggil,” bebernya.

Para orang tua dipanggil untuk diberikan pemahaman mengenai perilaku anaknya. Sehingga mereka juga ikut bertanggung jawab untuk mendidik anaknya agar tidak mengulangi lagi perbuatannya. Selain membahayakan masyarakat, aksi balap motor juga bisa membahayakan nyawa anak-anak mereka. ”Kami minta orang tuanya untuk memberikan pengawasan maksimal kepada anaknya,” lanjutnya.

Sementara kendaraan yang diamankan tidak diiznkan untuk dibawa pulang sebelum dikembalikan ke spesifikasi normal. Beberapa kendaraan ini diketahui sudah dimodifikasi dengan dipasangi knalpot racing atau brong. Bunyi knalpot ini kerap mengganggu masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah salat tarawih maupun tadarusan.

”Makanya patrol akan terus kami intensifkan. Kami juga meminta peran serta orang tua untuk tidak membiarkan anak-anaknya terlibat balap liar atau balap lari,” tandas Kapolsek. (ton/r8)

Editor : Pujo Nugroho
#ramadan #lari #Motor #remaja #balap #Liar #tadarus #polsek #Tarawih #Lembar