Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hidupkan Kota Gerung, Bupati LAZ Bangun Alun-alun

Hamdani Wathoni • Rabu, 12 Maret 2025 | 12:30 WIB
BAKAL DIROBOHKAN: Bupati Lombok Barat berencana merobohkan tembok kantor bupati dan membangun alun-alun di depannya.
BAKAL DIROBOHKAN: Bupati Lombok Barat berencana merobohkan tembok kantor bupati dan membangun alun-alun di depannya.

LombokPost – Bupati Lombok Barat (Lobar) Lalu Ahmad Zaini memiliki ambisi menghidupkan Kota Gerung yang selama ini belum layak disebut sebagai kota. Sebagai langkah awal, Bupati yang karib disapa LAZ ini berencana membangun Alun-alun di depan Kantor Bupati Lobar.

“Pertama, saya fokus menata kota Gerung agar benar-benar menjadi ibu kota, kami akan konsentrasi ke situ,” kata dia saat menghadiri acara silaturahmi dengan para kepala desa se-Lombok Barat, Senin (10/3).

LAZ mengaku dirinya sudah mendiskusikan rencananya menghidupkan Kota Gerung dengan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bangunan tembok  pagar di depan kantor bupati rencananya akan dirobohkan menjadi alun-alun kota supaya lebih berfungsi dengan baik. “Temboknya ini akan saya robohkan semuanya menjadi alun-alun agar menyatu dengan taman kota,” ungkapnya.

Bupati menyebut ingin Gerung yang saat ini sebagai ibu kota dan pusat pemerintahan bisa layak disebut sebagai kota. Kemudian dia juga berencana menghidupkan kembali Taman Bundaran Giri Menang Square (GMS). Mengingat taman ini merupakan salah satu ikon Lombok Barat.

“Ketiga saya ingin menata betul Senggigi. Senggigi harus bersih di pagi hari dan terang di malam hari,” urainya. 

Senggigi disebut bupati sebagai ikon pariwisata Lobar. Bahkan, sebelumnya Senggigi menjadi ikon pariwisata NTB. Selain sebagai destinasi wisata, Senggigi juga menjadi pintu masuk bagi wisatawan yang datang dari Bali. Untuk itu, tahun ini Pemkab Lobar akan membangun dermaga Senggigi dengan anggaran sekitar Rp 13 miliar.

“Senggigi memberikan andil cukup besar bagi pendapatan asli daerah (PAD),” ucap LAZ. 

Dengan sejumlah rencana bupati, anggota Komisi III DPRD Lobar Lalu Irwan siap memberikan dukungan. Menurutnya, rencana bupati merobohkan tembok pagar kantor bupati tidak menjadi masalah. Selama itu bisa mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. “Saya sebagai warga Gerung merasa sangat bersyukur terkait rencana pembuatan alun-alun ini. Karena bisa menghilangkan jarak pemerintah dengan masyarakat,” ucapnya.

Namun yang perlu diperhatikan nantinya adalah bagaimana penganggarannya. Mengingat APBD murni 2025 telah ditetapkan. Jika memang pembangunan alun-alun direncanakan di APBD perubahan, hal ini bisa saja dilakukan tinggal bagaimana komunikasi bupati dalam hal ini eksekutif dan legislatif. “Tergantung kondisi keuangan, dan komunikasi dan DPRD nanti seperti apa,” cetus pria yang akrab disapa Irwan Bob tersebut.

Begitu juga dengan rencana bupati menghidupkan kembali Taman Bundaran GMS, Irwan menyebut ini memang menjadi harapan seluruh masyarakat Lobar. Karena di awal berdirinya GMS itu menjadi magnet dan ikon Lombok Barat yang kini terlupakan.

“Ingat dulu bagaimana kita begitu punya GMS, tamu yang datang dari Lembar dan Bandara Lombok Tengah, wajib hukumnya berhenti di situ minimal untuk melihat dan berfoto. Maka GMS ini harus dihidupkan kembali agar menjadi magnet orang datang ke Gerung,” harap politisi Gerindra tersebut.

Sedangkan untuk Senggigi, Irwan mengatakan ini juga menjadi hal yang diperjuangkan pihaknya di Komisi III. Meski sekarang dermaga Senggigi yang ada memang beroperasi, infrastrukturnya kurang mendukung. “Ada keluhan Ekajaya (perusahaan kapal cepat), boat yang mereka pakai sekarang itu besar. Sehingga kapasitas dan infrastruktur pelabuhan ini kurang mendukung,” bebernya.

Ketika dermaga yang dibangun nanti lebih besar, kemungkinan kapal besar yang lain juga akan masuk dari Bali membawa wisatawan. Namun Irwan juga menegaskan jika infrastruktur tidak hanya jadi jaminan untuk menghidupkan kembali Senggigi. Banyak hal lain yang diperhatikan terutama bagaimana agar wisatawan tertarik untuk datang.

“Tetapi ketika dermaga ini diperbesar dan diperbagus, saya yakin pariwisata juga akan ada perubahan,” tandasnya. (ton) 

 

Editor : Pujo Nugroho