Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bencana Alam Kepung Wilayah Lobar, Waspadai Titik Rawan Bencana

nur cahaya • Senin, 24 Maret 2025 | 12:36 WIB
NYARIS PUTUS: Beginilah kondisi jalan yang terdampak longsor di wilayah Sekotong akibat hunjan deras diserrtai angin kencang pekan lalu.
NYARIS PUTUS: Beginilah kondisi jalan yang terdampak longsor di wilayah Sekotong akibat hunjan deras diserrtai angin kencang pekan lalu.

 

LombokPost-Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan kerusakan terjadi di hampir semua wilayah Lombok Barat (Lobar). Akibat hujan yang deras dan angin kencang, banjir, pohon tumbang, rumah rusak hingga longsor terjadi di beberapa titik.

”Yang paling terdampak di Kecamatan Sekotong dan Lembar,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lobar Sabidin kepada Lombok Post, Minggu (23/3).

Sabidin merincikan bencana banjir terjadi di Desa Sekotong Tengah dan di Labuapi. Namun ini hanya sekitar dua sampai tiga jam tergenang kemudian langsung surut. Selain banjir, sejumlah akses jalan juga nyaris putus akibat longsor yang terjadi di sekitar area jalan tersebut. Misalnya di wilayah Sekotong, kondisi jalan akibat longsor sudah rusak parah.

Kemudian dampak hujan deras dan angin kencang adalah pohon tumbang. Angin kencang atau puting beliung tidak hanya membuat pohon pelindung di pinggir jalan tumbang, tetapi beberapa pohon di pemukiman juga tumbang menimpa rumah warga.

Pohon tumbang yang menimpa rumah warga ini lebih merata terjadi di beberapa kecamatan. Tidak hanya di wilayah Sekotong dan Lembar tetapi juga di Labuapi, Kediri, Gerung, Kuripan, Batulayar hingga Gunungsari.  ”Lebih merata di semua kecamatan kalau pohon tumbang ini,” papar Sabidin.

Menurut Sabidin, pihaknya bersama Dinas Lingkungan Hidup serta aparat TNI Polri langsung  turun melakukan evakuasi begitu menerima informasi. Hanya saja, kemacetan di jalan tak bisa dihindari akibat proses evakuasi pohon tumbang membutuhkan waktu sekitar satu sampai dua jam. Seperti yang terjadi di wilayah Labuapi bagian timur jalur Kediri ke arah Bengkel.

”Itu macet beberapa jam. Setelah DLH dan BPBD dibantu TNI dan Polri turun, baru bisa selesai,” paparnya.

Sabidin mengatakan kondisi cuaca ekstrem hujan deras dan angin kencang terjadi sejak Rabu (19/3) malam hingga Minggu. Kondisi ini juga diprediksi bakal terjadi selama beberapa hari ke depan.

BPBD Lobar dikatakannya bergerak terus membantu warga yang terdampak bencana. Misalnya ketika ada rumah ditimpa pohon tumbang dan atapnya diterbangkan, BPBD Lobar langsung turun mendata dan membawakan bantuan logistik.

”Kami bawakan spandek, kayu, usuk, dan paku. Kemudian ada juga bantuan logistik sembako, beras, minyak, mi dan air minum, selimut hingga terpal,” paparnya.

Sementara untuk jalan yang rusak atau jembatan yang terdampak, semua jenis pekerjaan fisik baik yang semi permanen dan permanen itu nantinya akan dikerjakan OPD teknis seperti Dinas PUTR Lobar. ”Misalnya seperti pasar kebakaran nanti Disperindag yang kerjakan. Rumah rusak, itu Dinas Perkim. BPBD hanya mengerjakan keadaan darurat sementara,” tandasnya. (ton/r8)

Editor : Pujo Nugroho
#kemacetan #Lobar #Polri #evakuasi #Terdampak #Bencana #opd #TNI