LombokPost-Kecelakaan yang terjadi di Jalan bypass Bandara wilayah Kuripan Lombok Barat (Lobar) masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sampai saat ini, sopir kendaraan berinisial DB, 25 tahun, yang berasal dari Jawa Barat masih diamankan di Polres Lobar.
”Masih kami lakukan penyelidikan, belum ada (penetapan tersangka),” jelas Kasatlantas Polres Lobar Iptu Dina Rizkiana, Rabu (9/4).
Dari data dan informasi yang dikumpulkan pihak kepolisian, kejadian truk pengangkut benih udang tersebut disinyalir murni kecelakaan. Ditambah dengan adanya bukti rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik terjadinya kecelakaan. Terlihat jika tidak ada unsur kesengajaan dalam kecelakaan yang merenggut nyawa balita lima tahun tersebut.
”Termasuk itu, apakah ada (unsur kelalaian) itu masih dalam penyelidikan. Sedang kami selidiki dan sudah buatkan laporan,” jelasnya.
Selain sopir yang diamankan di Kantor Polres Lobar, seorang korban juga sampai saat ini masih dirawat di Puskesmas Kuripan. Hasil pemeriksaan terhadap sopir yang diketahui berasal dari Jawa Barat tersebut, dia mengaku terpaksa membanting setir ke arah kiri karena menghindari pengendara sepeda motor yang tiba-tiba memotong jalur persis di depannya.
”Menurut keterangan sopir, sepeda motor di depan truk tiba-tiba pindah ke jalur kanan truk. Pengemudi yang kaget akhirnya banting setir ke kiri menyebabkan dia kehilangan kendali,” ungkapnya.
Kasus kecelakaan di jalan by pass bandara ini diketahui seringkali terjadi. Lantaran pada jalur cepat ini, banyak pengendara khususnya pengendara sepeda motor dari arah Kuripan menuju Kediri atau arah sebaliknya yang memotong jalur tanpa memperhatikan kendaraan di jalur by pass yang melaju dengan kecepatan tinggi. Sehingga kejadian ini diharapkan bisa menjadi pejaran bagi semua pihak agar kecelakaan yang memakan korban jiwa tidak terulang kembali. (ton/r8)
Editor : Pujo Nugroho