LombokBarat-Pemkab Lombok Barat (Lobar) telah menganggarkan pembangunan Jalan Terong Tawah yang dikeluhkan rusak parah oleh warga. Perbaikan jalan ini diperkirakan sudah mulai dilaksanakan pekan depan seiring proses lelang proyek telah selesai dilaksanakan.
Namun demikian, Kepala Dinas PUTR Lobar Lalu Winengan mengingatkan warga Terong Tawah khususnya yang tinggal di perumahan tidak hanya menuntut hak melainkan juga mengingat kewajiban.
”Masyarakat Terong Tawah tidak boleh hanya menuntut haknya. Kewajiban juga harus dilakukan, kewajiban PBB yang belum dibayar di situ,” jelas Lalu Winengan.
Hasil koordinasinya dengan dinas terkait, jumlah kewajiban PBB di Terong Tawah sekitar Rp 2,12 miliar per tahun. Namun yang sudah terbayar hanya Rp 1 miliar. Ini artinya, setengah dari jumlah warga yang tinggal di sana belum menunaikan kewajibannya membayar pajak. ”Makanya harus bayar pajak bumi dan bangunannya,” tegasnya.
Kedua, Winengan juga menyangkan sebgian besar warga yang tinggal di kompleks perumahan Desa Terong Tawah saat ini masih memilih KTP Kota Mataram. Padahal, mereka sudah bertahun-tahun tinggal di Lombok Barat. ”Apakah dia berdosa kalau memiliki KTP Lombok Barat. Makanya kami minta juga warga di sana alih statusnya. Dia tinggal di situ, anaknya tinggal di situ. Maka pindah KTP Lombok Barat. Hak dituntut, kewajiban juga dipenuhi,” ujarnya.
Sementara untuk pelaksanaan perbaikan jalan, tender diakuinya telah dilaksanakan. Namun tentu butuh proses untuk langsung melakukan proyek di lapangan. Pelaksanaan tender sudah selesai Mei, kemudian harus diserahkan jaminan sebagai pemenang. ”Ada proses dalam pelaksanaan pekerjaan,” urainya.
Total pagu anggaran perbaikan Jalan Terong Tawah mencapai Rp 6,4 miliar. Dengan panjang jalan yang akan diperbaikin mencapai Rp 1,2 kilometer. Dari data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Lombok Barat, pemenang lelang proyek ini diketahui PT Sinar Emas Samudra asal Bali.
Perusahaan tersebut memenangkan lelang dengan harga penawaran Rp 6,1 miliar. Setelah diumumkan pemenang lelang proyek jalan Terong Tawah, pengerjaannya diperkirakan sudah mulai dilakukan bulan depan. ”Mei sudah bisa dikerjakan. Kalau untuk berapa lama pengerjaannya, nanti kita lihat dalam kontrak apakah lima atau enam bulan,” pungkasnya. (ton/r8)
Editor : Pujo Nugroho