Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cegah Kebakaran Terulang,  Dinas Damkar Bakal Inspeksi RSUD Tripat

nur cahaya • Rabu, 30 April 2025 | 19:35 WIB

 

Photo
Photo
 

LombokPost-Korsleting arus listrik sempat membuat RSUD Tripat Gerung Minggu dini hari nyaris mengalami kebakaran. Hal ini sempat membuat pasien yang sedang dirawat panik dan akhirnya dievakuasi ke luar ruangan. Beruntung, api belum sempat membesar dan berhasil dipadamkan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang ada di rumah sakit.

Dengan kejadian ini, pihak Dinas Damkar Lombok Barat (Lobar) berencana melakukan inspeksi atau pengecekan jaringan intalasi listrik hingga sarana prasarana pemadam api di rumah sakit. Mencegah kebakaran terjadi ke depan. ”Kalau yang untuk kejadian Minggu dini hari, itu ada korsleting di lorong ruangan gizi. Tetapi bisa diatasi petugas di rumah sakit yang menggunakan APAR,” jelas Plt Kepala Dinas Damkar Lobar H Moh Amin.

Ketika pihaknya datang, api sudah dipadamkan sehingga mereka hanya membantu untuk pemadaman sampai tuntas. Menindaklanjuti korsleting ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dirut RSUD Tripat untuk inspeksi semua sarana prasarana pemadaman agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Menyusul hasil pemeriksaan petugas, ada beberapa sarana bantuan pemadam kebakaran yang tidak berfungsi maksimal seperti hidran. Kemudian APAR yang ada juga harus dirawat atau dilakukan pemeliharaan. Termasuk petugas damkar akan mengedukasi pegawai rumah sakit agar kebakaran bisa dicegah. ”Kami akan cek sarana prasarana termasuk instalasi (listriknya) besok (hari ini,Red),” cetusnya.

SAFETY: Petugas Dinas Damkar Lombok Barat (Lobar) saat mengecek instalasi listrik yang korsleting dan sempat menimbulkan api di RSUD Tripat Gerung, Minggu (27/4).
SAFETY: Petugas Dinas Damkar Lombok Barat (Lobar) saat mengecek instalasi listrik yang korsleting dan sempat menimbulkan api di RSUD Tripat Gerung, Minggu (27/4).

Sementara Direktur RSUD Tripat dr. Suriyadi menyampaikan kebakaran terjadi di selasar penghubung antara Instalasi Gizi dengan Instalasi Pemulasaran Jenazah pukul 01.30 Wita diduga akibat konsleting arus listrik.

”Awalnya ada percikan listrik, kemudian mengakibatkan kebakaran di lokasi tersebut. Pengunjung melihat kejadian tersebut melaporkan ke perawat yang sedang bertugas malam di Paviliun Nusa Indah,” bebernya.

Perawat segera melaporkan kejadian ke pihak keamanan. Petugas yang piket di Ruangan Nusa Indah, Kenanga, Alamanda, dan Wijaya Kusuma melakukan evakuasi sekitar 43 pasien. Sumber api berusaha dipadamkan petugas yang sedang piket malam dengan menggunakan APAR. Pemadaman api juga dibantu petugas kamar Jenazah. ”Alhamdulillah sekitar 10 menit sumber api dapat dipadamkan,” terangnya.

Namun karena masih ada asap akibat kebakaran dan mengantisipasi segala kemungkinan, petugas perawat dengan dibantu security langsung mengevakuasi pasien ke tempat yang lebih aman. Sekitar 30 menit kemudian, kondisi dinyatakan aman oleh petugas teknisi setelah lampu yang berada di selasar rumah sakit semua diputuskan arus listriknya. Perawat juga mengevakuasi semua pasien ke ruangan masing-masing.

”Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Petugas damkar datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan memeriksa keadaan sumber titik api, dan dinyatakan tidak ada ditemukan titik api susulan,” syukurnya.

Suriyadi juga menegaskan jika pasien dievakuasi petugas sesuai prosedur. Bukan berhamburan seperti banyak yang beredar di media sosial. (ton/r8)

Editor : Prihadi Zoldic
#panik #Kebakaran #pasien #RSUD Tripat Gerung