Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Warga Minta Kontainer Sampah, Tidak Dipenuhi DLH Lobar. Akibatnya Sampah Menumpuk di Jalan Raya Praya-Kediri

Umar Wirahadi • Kamis, 5 Juni 2025 | 17:23 WIB
DARURAT SAMPAH: Sampah kembali menumpuk di ruas Jalan Praya-Kediri, Lombok Barat, Kamis (5/6).
DARURAT SAMPAH: Sampah kembali menumpuk di ruas Jalan Praya-Kediri, Lombok Barat, Kamis (5/6).

LombokPost – Ruas jalan provinsi Praya-Kediri kembali berhias tumpukan sampah.

Persisnya di Jalan Ibrahim Khalidy, Dusun Kumbung, Desa Kuripan Utara, Kecamatan Kuripan, Lombok Barat (Lobar).

Pantauan Lombok Post Kamis (5/6), tumpukan sampah terlihat di pinggir jalan raya, sekitar 50 meter dari SMKN 2 Kuripan. 

Sampah plastik hingga sampah rumah tangga berserakan begitu saja.

Selain diikat dalam plastik besar, sampah juga dimasukkan ke dalam karung.

Saking banyaknya, tumpukan sampah sampai meluber hingga ke badan jalan. 

"Ini sangat mengganggu pemandangan dan baunya busuk sekali," salah seorang pengguna jalan Suparlan, salah seorang pengguna jalan. 

Kepada Lombok Poat, Sekretaris Desa (Sekdes) Kuripan Utara Ahmad Mas'ud mengakui tumpukan sampah di pinggir Jalan Praya-Kediri itu sangat mengganggu pemandangan.

Dia mengklaim sampah tersebut lebih banyak dibuang oleh pengguna jalan yang melintas. Bukan oleh warga sekitar.

"Ini jalan utama, siapa saja yang lewat sangat mungkin ikut buang sampah," ujar Mas'ud.

Pihak desa, sambung Mas'ud, sudah minta solusi terkait penanganan sampah ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lobar.

Agar warga dan pengguna jalan tidak lagi membuang sampah di pinggir jalan raya.

Misalnya dengan menyediakan bak kontainer penampung sampah di sana.

Sehingga warga bisa buang sampah di bak penampungan dan tidak tercecer di pinggiran jalan. 

Tapi hingga kini belum ada solusi konkret dari DLH Lobar.

Akibatnya warga maupun pengguna jalan terus-menerus membuang sampah di pinggir jalan Praya-Kediri.

Akibatnya sampah terus menggunung. Bahkan area pembuangan semakin meluas di area itu.

DARURAT SAMPAH: Pemdes Kuripan Utara, Kecamatan Kuripan, Lombok Barat, pernah memasang papan larangan buang sampah. Tapi papan imbauan ini kini sudah hilang.
DARURAT SAMPAH: Pemdes Kuripan Utara, Kecamatan Kuripan, Lombok Barat, pernah memasang papan larangan buang sampah. Tapi papan imbauan ini kini sudah hilang.

"Sampah ini memang jadi permasalahan kami sampai sekarang. Kami sudah minta bantuan truk angkut sampah dan bak kontainer sampah ke DLH," tutur Mas'ud. 

Pihak Desa Kuripan Utara juga pernah memasang papan larangan buang sampah di sana.

Tapi itu hanya bertahan beberapa lama. Kurang dari sebulan, papan tulisan dengan tiang bambu itu roboh.

Warga dan pengguna jalan pun kembali membuang sampah di pinggir jalan itu.

Hingga kini, petugas dari DLH Lobar belum pernah mengangkut tumpukan sampah itu.

Editor : Siti Aeny Maryam
#DLH LOBAR #sampah #Kabupaten Lombok Barat #Jalan Provinsi #Menumpuk