Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lobar Lolos Syarat Pendirian Sekolah Rakyat, Kecamatan Lembar Punya Lahan 7 Hektare Siap Digunakan

Hamdani Wathoni • Jumat, 13 Juni 2025 | 12:30 WIB
KOORDINASI: Kepala Dinas Sosial Lobar Lalu Winengan didampingi Camat Lembar Agus Sutrisman saat membahas sekolah rakyat.
KOORDINASI: Kepala Dinas Sosial Lobar Lalu Winengan didampingi Camat Lembar Agus Sutrisman saat membahas sekolah rakyat.

LomboPost - Rencana pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) membangun sekolah rakyat disambut hangat masyarakat.

Bahkan, Camat Lembar Agus Sutrisman menawarkan lahan seluas 7 hektare lebih di kawasan Jembatan Kembar (Jakem) untuk pembangunan sekolah rakyat.

”Alhamdulillah, kami di Lembar siap menyiapkan lahan. Terutama untuk pembangunan sekolah rakyat yang menjadi program Presiden Prabowo Subianto,” ujar Agus Sutrisman.

Pembangunan sekolah rakyat menjadi angin segar bagi pemerataan akses pendidikan berkualitas. Khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Lombok Barat.

Tawaran lahan strategis ini sudah disampaikan Camat Agus Sutrisman kepada Kepala Dinas Sosial Lobar Lalu Winengan.

Menurut Agus, sekolah rakyat bukan sekadar bangunan fisik, melainkan jembatan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Inisiatif ini sejalan dengan visi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.

”Kami sangat mendukung hadirnya sekolah rakyat di Lombok Barat. Selain memberikan pendidikan yang lebih inklusif, ini juga sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas SDM di daerah kami,” tuturnya.

Lahan seluas 7 hektare yang disiapkan berlokasi strategis, mudah diakses, dan tidak jauh dari pusat kecamatan, memudahkan mobilitas warga.

Kepala Dinas Sosial Lobar Lalu Winengan menjelaskan dirinya sudah bertemu dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf.

Salah satunya membahas terkait sekolah rakyat. Pemerintah Lombok Barat diminta menyiapkan lahan 7 hektare agar negara dapat membangunkan sekolah rakyat.

”Kalau pemerintah daerah menyiapkan lahan, maka negara akan membangunkan sekolah rakyat ini. Sebagaimana yang dibangun Chairul Tanjung,” terang Winengan.

Niatan mulia di balik pembangunan sekolah rakyat ini adalah agar anak-anak tidak mampu dapat mengenyam pendidikan setara dengan anak-anak dari keluarga kaya.

Inisiatif pembangunan sekolah rakyat ini disambut antusias masyarakat, tokoh agama, dan pegiat pendidikan lokal.

Mereka berharap, kehadiran sekolah rakyat di lahan 7 hektare ini dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi kesenjangan akses pendidikan, khususnya di wilayah pesisir.

Proses administrasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah akan segera dilakukan untuk memastikan pembangunan Sekolah Rakyat ini dapat segera dimulai.

Dengan lahan yang siap, mimpi akan pendidikan inklusif dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat Lombok Barat. (ton/r8)

Editor : Kimda Farida
#Lobar #Sekolah #Sekolah Rakyat #sosial #Pemkab Lobar