Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PTAM Giri Menang Luncurkan “Desa Besari” di Ultah ke-45, Perangi Sampah dan Polusi Air dari Hulu

Hamdani Wathoni • Sabtu, 14 Juni 2025 | 15:05 WIB
PROGRAM DESA BERSIH: Wakil Bupati Lobar Nurul Adha (tiga dari kiri) bersama Dirut PTAM Giri Menang H Sudirman (tiga dari kanan) bersama pejabat lainnya saat meresmikan Desa Besari, Sabtu (14/6).
PROGRAM DESA BERSIH: Wakil Bupati Lobar Nurul Adha (tiga dari kiri) bersama Dirut PTAM Giri Menang H Sudirman (tiga dari kanan) bersama pejabat lainnya saat meresmikan Desa Besari, Sabtu (14/6).

LombokPost – PT Air Minum (PTAM) Giri Menang (Perseroda) tak mau tinggal diam melihat krisis lingkungan yang makin mencuat.

Di momen ulang tahunnya yang ke-45, perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan Kota Mataram ini resmi meluncurkan program “Desa Besari” atau Desa Bebas Sampah dan Polusi Air, Sabtu (14/6).

"Program ini bukan sekadar simbolis. Desa Peresak, Kecamatan Narmada dipilih sebagai pilot project karena di sana mengalir Sungai Remeneng, salah satu sumber baku air PTAM. Lewat Desa Besari, PTAM memberi pendampingan langsung agar warga bisa mengelola sampah rumah tangga secara mandiri dan berkelanjutan," jelas Direktur Utama PTAM Giri Menang H Sudirman.

Sumber air permukaan yang jadi air minum harus dicek kadar bakteri dan lumpurnya.

Semakin bersih, maka semakin mudah dan murah biaya pengolahannya. Sehingga kualitas air bersih harus dijaga dari sampah.

Dia menegaskan bahwa krisis air bersih tidak bisa diatasi hanya dengan teknologi.

Air bersih itu lahir dari alam yang sehat. "Karena itu, kami ingin bangun desa percontohan yang sadar akan pentingnya lingkungan. Ini soal kolaborasi dan aksi nyata,” tegasnya.

Sudirman juga menyebut bahwa Desa Besari akan menjadi model replikasi di desa-desa lain di Lombok Barat.

Program ini dirancang mendukung visi besar Pemkab dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang terpadu dan berbasis ekonomi sirkular.

Tak hanya soal lingkungan, PTAM juga menyentuh aspek sosial.

Dalam acara launching tersebut, PTAM turut memberikan beasiswa pendidikan kepada pelajar dari keluarga kurang mampu dari 9 desa yang tinggal di sekitar mata air sumber baku perusahaan.

Mulai dari beasiswa sekolah tingkat dasar (SD), sekolah menengah SMP dan SMA dan sarjana.

Baca Juga: Seleksi Direksi dan Komisaris PT AMGM, Dewan Minta Kedepankan Asas Meritokrasi

"Tema kami tahun ini adalah 'prestasi'. Kami ingin dk usia 45, kami terus berptesi nyata," ucal Sudirman.

Sementara Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha yang turut hadir menyampaikan apresiasi tinggi kepada pihak PTAM Giri Menang.

Menurutnya, langkah PTAM sangat strategis dan sejalan dengan upaya Pemkab Lombok Barat dalam mengurai persoalan sampah dari hulu.

"Kita hadapi keterbatasan di TPA Kebon Kongok, sampah jadi menumpuk di banyak titik. Upaya PTAM ini sangat membantu, karena lingkungan bersih akan mendukung air bersih," ungkapnya.

Wabup berharap program Desa Besari ini nanti bisa juga direplikasi oleh desa-desa lain yang ada di Lombok Barat. (ton)

 

Editor : Kimda Farida
#Lombok Barat #PT Air Minum Giri Menang #Lobar #pdam #desa bersih