Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pabrik Air Minum Kemasan Narmada di Lingsar Berdayakan Warga Lokal, Kualitasnya Go Internasional

Hamdani Wathoni • Selasa, 1 Juli 2025 | 20:07 WIB
PRODUKSI: Beginilah suasana pabrik air kemasa PT Narmada Awet Muda yang ada di Lingsar, Lombok Barat.
PRODUKSI: Beginilah suasana pabrik air kemasa PT Narmada Awet Muda yang ada di Lingsar, Lombok Barat.

LombokPost - PT Narmada Awet Muda berhasil menunjukkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada di NTB tak kalah dari yang ada di daerah lain. Buktinya, memanfaatkan para tenaga kerja lokal, Narmada menjadi salah satu merek air minum kemasan yang tidak hanya merajai pasar lokal tetapi siap go nasional bahkan internasional.

Bagi warga Pulau Lombok, nama air minum dalam kemasan PT Narmada Awet Muda sudah tak asing lagi. Kualitas dan airnya yang bersumber langsung dari Gunung Rinjani dijamin tak kalah dengan merek internasional. Kemurnian dan kealamiannya memberikan sensasi sejuk yang mampu menghilangkan dahaga.

Namun, di balik kesegaran itu, tersembunyi kisah inspiratif tentang pemberdayaan ekonomi lokal yang patut diacungi jempol. PT Narmada Awet Muda bangga menyatakan bahwa seluruh proses produksinya, mulai dari hulu hingga hilir, sepenuhnya digerakkan tenaga kerja lokal.

Sebagian besar dari mereka berasal dari wilayah sekitar pabrik, mulai dari Lingsar hingga Narmada. ”Alhamdulillah sudah beberapa tahun saya di sini,” ucap Dani, salah satu pegawai yang merasakan langsung manfaat keberadaan perusahaan ini. Komitmen terhadap tenaga kerja lokal bukan sekadar isapan jempol.

Mulai dari proses produksi, tenaga laboratorium, pengemasan, pemaketan, hingga distribusi, semua dipegang putra-putri daerah. Mayoritas dari mereka adalah lulusan SMK yang siap berkarya setelah menuntaskan pendidikan. Direktur PT Narmada Awet Muda Pengky Yupiter menjelaskan pabrik di Lingsar ini merupakan pabrik kedua yang dimiliki perusahaan yang berdiri sejak tahun 1990-an ini.

Di pabrik Lingsar inilah seluruh rangkaian proses, dari produksi air minum, pengemasan, hingga pendistribusian dilakukan. Bahkan, untuk menekan biaya dan meningkatkan efisiensi, PT Narmada Awet Muda juga memproduksi sendiri kemasan galonnya. ”Kalau dikirim dari Jawa, biayanya lebih tinggi. Produksi di sini bisa lebih hemat sekitar Rp 7 ribu,” jelas Pengky.

Dengan bangga Pengky menyebutkan bahwa 95 persen dari total 635 karyawan PT Narmada Awet Muda adalah tenaga lokal. Angka ini menunjukkan komitmen kuat perusahaan dalam menyerap tenaga kerja di wilayah NTB. Kualitas air kemasan Narmada Awet Muda tak perlu diragukan lagi.

Perusahaan ini telah mengantongi sertifikasi ISO 22000:2018 dan HACCP yang merupakan standar kualitas produk kemasan yang diakui secara nasional maupun internasional. Hal ini memastikan bahwa minuman yang diproduksi aman dari kontaminasi dan bahaya lainnya.

Tak hanya fokus pada kualitas produk dan pemberdayaan SDM, PT Narmada Awet Muda juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. Mereka menerapkan teknologi ramah lingkungan dan berencana menggunakan regulasi galon PPVt. Sebagai wujud nyata kepedulian lingkungan, perusahaan ini juga akan meluncurkan botol kaca dalam waktu dekat.

Bahkan, mereka berencana mendaur ulang plastik bekas untuk reuse dan recycle. Dengan visi yang semakin luas, PT Narmada Awet Muda memiliki ambisi untuk mendunia, sejalan dengan cita-cita NTB yang juga ingin mendunia. ”Kami berterima kasih kepada ITDC yang mempercayai kami. Kami sudah ASAP dan ISO 22000 itu sudah diakui dunia. Seperti cita-cita NTB mendunia, kami berharap juga Narmada mendunia,” ujar Pengky penuh optimisme.

Dalam waktu dekat, PT Narmada Awet Muda bahkan berencana untuk go public di Bursa Saham Indonesia. Ini menunjukkan keseriusan perusahaan untuk terus berkembang dan menjadi pemain utama di industri air minum kemasan. Lebih lanjut, PT Narmada Awet Muda siap mendukung gelaran internasional seperti MotoGP Mandalika 2025.

”Kami siap mensupport permintaan dari ITDC untuk event MotoGP Mandalika 2025,” tegas Pengky. Saat ini, Narmada Awet Muda sudah mendistribusikan produknya ke berbagai wilayah, termasuk Bali bagian barat, dengan kapasitas produksi mencapai 60 persen.

Mereka memproduksi galon, botol 1,5 liter, botol 600 mililiter, dan cup. PT Narmada Awet Muda membuktikan bahwa produk lokal memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah nasional bahkan internasional, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian dan penyerapan tenaga kerja di daerah.

Editor : Siti Aeny Maryam
#air #narmada lombok #air minum kemasan #Lombok Barat #Narmada